Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Hari ke-4 Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuka untuk masyarakat umum tetap berlangsung aman, lancar, dan tertib.
Sejak dibuka pada Senin (16/9/2024), hingga Kamis (19/9/2024) ini, kuota 300 orang per hari yang melakukan reservasi melalui aplikasi iKnow, terpenuhi.
Hal ini membuktikan masyarakat antusias menyaksikan secara langsung progres pembangunan IKN terutama dua destinasi yang bisa dikunjungi yakni Plaza Seremoni, dan Taman Kusuma Bangsa.
Baca juga: IKN Tetap Berlanjut meski Jokowi Lengser, Rp 9,11 Triliun Disiapkan
Direktur Data dan Kecerdasan Buatan Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Adhiguna Mahendra menuturkan, kendati sedikit lengang dibanding pra-pembukaan dan hari perdana pembukaan secara resmi, namun kuota pada hari ke-4 terpenuhi.
"Kedeputian THD bersama dengan Kedeputian Sarana dan Prasarana, Sosial Budaya, dan Pengendalian Pembangunan terus bertugas mendampingi dan melayani pengunjung untuk memastikan keamanan dan kenyamanan mereka," ujar Adhiguna kepada Kompas.com.
Tak hanya itu, lanjut Adhiguna, para pendamping atau liaison officer (LO) yang ditugaskan juga berperan sebagai pemandu.
Baca juga: Dua Destinasi yang Wajib Anda Kunjungi di IKN, Seperti Ini Pesonanya
Mereka menjelaskan secara komprehensif tiap detail dari dua destinasi tersebut. Bahkan, ketika ada pengunjung yang mengalami gangguan kesehatan, para pemandu ini dengan sigap melayani.
Untuk dapat mengakomodasi pengantaran dan penjemputan pengunjung, armada bus listrik akan ditambah. Sebelumnya hanya lima unit bus listrik.
"Kami tengah mengupayakan penambahan bus listrik ini ya, mengingat antusiasme pengunjung, terlebih mendekati akhir pekan," cetus Adhiguna.
Adhiguna mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati, tidak berfoto atau berhenti di jalur trem otonom terpadu di Jalan Grande karena sedang dilakukan pengujian secara intensif.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Komunikasi sekaligus Juru Bicara OIKN Troy Pantouw menambahkan, pengunjung yang masuk ke kawasan IKN melalui registrasi iKnow, masih sesuai kapasitas yang ditentukan.
Baca juga: Rekomendasi Penginapan Murah bagi Anda yang Ingin Berkunjung ke IKN
"Adapun untuk jalur kedinasan, diatur oleh OIKN dan juga Kementerian PUPR. Hal ini karena untuk kunjungan dinas bukan hanya di kawasan KIPP namun juga wilayah IKN lain sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan kedinasannya," papar Troy.
Lebih jauh dia memastikan, masyarakat umum yang berkunjung terpantau mengikuti tata tertib yang telah ditetapkan, seperti tidak merokok, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak merusak tanaman.
"Kami terus mengedukasi mereka ya. Evaluasi pun terus dilakukan tiap hari, dan ini belum genap seminggu," tuntas Troy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang