Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proyek IKN Sumbang Hampir Separuh Revenue PTPP pada Semester I-2024

Kompas.com, 28 Agustus 2024, 14:51 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Proyek PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) menyumbang 46,72 persen revenue Perseroan pada Semester I-2024.

Direktur Operasi Bidang Gedung PTPP Yuyus Juarsa menyampaikan hal itu saat public expose dalam jaringan (daring), Rabu (28/8/2024).

"Terkait dengan proporsi pendapatan proyek-proyek IKN terhadap revenue pada semester I-2024 adalah sebesar kurang lebih 46,72 persen," ujar Yuyus.

PTPP mendapatkan 17 proyek di IKN dengan total nilai kontrak mencapai Rp 12,17 triliun.

"Total di IKN itu ada 17 proyek dengan nilai Rp 12,17 triliun, yang on going Rp 11,2 triliun," lanjut Yuyus.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto mengungkapkan revenue Perseroan pada kuartal II-2024 sebesar Rp 8,7 triliun.

Baca juga: PTPP Jadi Penyedia Jasa Konstruksi Terbaik di IKN, Dirut Novel Arsyad: Berkat Kerja Sama Solid Tim

"Kalau kita bandingkan dengan tahun sebelumnya naik 9,28 persen yang mana sampai kuartal 2 kita capai Rp 8,7 triliun dari rencana tahun 2024 Rp 20,5 triliun," tutur Agus.

Hingga Agustus 2024, PTPP meraih kontrak baru sebesar Rp 17,3 triliun dari target Rp 32 triliun sepanjang tahun.

"Jadi kalau kita bandingkan year-on-year memang ada ke tidak tercapaian atau turun sekitar 22,96 persen yang mana memang kejadiannya adalah terdapat beberapa proyek yang memang prosesnya mundur untuk tendernya, kebanyakan di kuartal 3 dan kuartal 4," ungkap Agus.

Dari total kontrak baru tersebut, proyek jalan dan jembatan khususnya jalan tol mendominasi dengan persentase 54 persen.

Disusul oleh sektor gedung 28 persen, industri 14 persen, port 2 persen, dam 1 persen, dan lainnya 1 persen.

Kontrak tersebut juga masih didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 38 persen dan proyek private dengan persentase yang sama.

"Ini memang didominasi oleh goverment sebesar 38 persen, private 38 persen, dan BUMN sebesar 24 persen," tuntasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau