NUSANTARA, KOMPAS.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengungkap perusahaan yang berminat melakukan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek jalan dan utilitas di IKN.
Mereka adalah PT China Harbour Indonesia (CHI), IJM Corporation Berhad, PT Nindya Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), dan PT Sumber Mitra Jaya.
"Ini semua ada lebih dari Rp 70 triliun," ujar Basuki dalam market sounding di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, Senin (24/02/2025).
Baca juga: Tol IKN Seksi 6B, Percepat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim
Basuki menjelaskan, pembangunan jalan dan utilitas dilakukan untuk melengkapi infrastruktur dasar yang telah dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebelumnya.
"Perintah Pak Presiden, tahun 2028, saya berusaha untuk menyiapkan semua ekosistem pemerintah, eksekutif, yudikatif, dan legislatif, lengkap dengan pendukungnya," ucap Basuki.
"Termasuk yang sport center-nya juga sudah ada, yang swasta dari Balikpapan yang membangun sport center di sana," katanya melanjutkan.
Sementara ada enam proyek KPBU hunian di IKN senilai Rp 60,93 triliun yang sudah pasti segera dijalankan.
Seluruh proyek tersebut berbentuk hunian, baik rumah tapak maupun rumah susun (rusun) atau apartemen.
Berikut daftarnya: