Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PLN UID Kaltimra Berangkatkan 855 Pemudik via Pelabuhan Semayang

Kompas.com, 7 April 2024, 19:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Sebanyak 855 orang peserta Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 secara resmi dilakukan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (7/4/2024).

Pelepasan secara resmi oleh General Manager PLN UID Kaltimra Agung Murdifi, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Pangdam Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, Danlanal Balikpapan Kol Laut Edi Kiswanto, Danlanud Balikpapan David Ali, dan KSOP I Balikpapan Bharto Ari Raharjo.

Program mudik bareng di Balikpapan ini merupakan kali pertama yang digelar di Kalimantan, dan bagian dari rangkaian program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 secara Nasional.

Agung mengatakan, mudik asyik bersama ini wujud nyata PLN dalam mendukung masyarakat melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Meski Ditinggal Mudik, Kondisi IKN Dipastikan Aman dan Terkendali

"Kami tak hanya menyediakan moda transportasi, melainkan juga menyelenggarakan mudik yang aman, nyaman, tertib, dan selamat," ujar Agung.

Menurut Agung, PLN UID Kaltimra menyediakan total 10.200 kursi untuk pemudik. Mencakup tiga bus sebanyak 120 peserta yang mengikuti mudik bareng dengan tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kemudian 500 peserta untuk tujuan Parepare dan Makassar, Sulawesi Selatan, serta Surabaya, Jawa Timur, dengan jumlah 355 peserta.

Dengan demikian, pemudik yang diberangkatkan melalui Pelabuhan Semayang, sebanyak 855 orang.

"Mudik asyik ini diharapkan dapat mengurai kepadatan dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat," cetus Agung.

Dan sebagai bentuk tanggung jawab PLN sebagai penyelenggara mudik, seluruh peserta telah diasuransikan. Hak ini untuk memastikan para pemudik aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal malik mengucapkan rasa bangga dan syukurnya karena dapat melepaskan para pemudik kumpul kembali bersama keluarga setelah berbulan-bulan di perantauan.

Baca juga: Begini Suasana Ramadhan di IKN, Kumandang Adzan, Gemerlap Lampu Proyek, dan Rajutan Keberagaman

"Mudik merupakan tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, jadi ini kami apresiasi dengan baik," imbuh akmal.

Secara umum, para pemudik yang menggunakan jasa Pelabuhan Semayang hingga artikel ini diturunkan sebanyak 2.134 orang untuk tujuan Parepare, dan Makassar dengan kapal Lembalu.

Sementara perjalanan kedua akan diberangkatkan pada pukul 23.59 WITA untuk tujuan Surabaya, Jawa Timur, sebanyak 3.090.

Dengan demikian total pemudik yang diberangkatkan pada hari Minggu (7/4/2024) sebanyak 5.224 orang.

Adapun prediksi penumpang pada Senin (8/4/2024) sebanyak 3.663 orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau