Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dishub Kaltim Perketat Pengawasan Angkutan Mudik Lebaran 2025

Kompas.com, 21 Maret 2025, 23:02 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meningkatkan pengawasan terhadap angkutan umum yang beroperasi selama musim mudik Lebaran 2025.

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode mudik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kaltim Irhamsyah menegaskan pemeriksaan intensif terhadap fisik kendaraan dan pengemudi, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode mudik Lebaran.

Baca juga: Kapolda Kaltim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2025, Siap Amankan Lebaran

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Posko Mudik Lebaran 2025 yang diinstruksikan oleh Kementerian Perhubungan.

"Pemeriksaan ini tidak hanya fokus pada kondisi fisik kendaraan, tetapi juga kesehatan pengemudi," tambah Irhamsyah, usai memimpin kegiatan pemeriksaan kelaikan angkutan umum (ramp check) di Terminal Sungai Kunjang dan Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Samarinda, Jumat (21/3/2025).

Dishub Kaltim bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes urine kepada setiap pengemudi. Jika ditemukan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat, sopir tersebut akan diistirahatkan.

Pemeriksaan kelaikan angkutan umum tidak hanya dilakukan di Samarinda, tetapi juga di terminal-terminal lain di Kaltim, termasuk Terminal Lempake Samarinda, Terminal Batu Ampar Balikpapan, serta terminal di Kutai Timur, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Baca juga: DPRD Mahakam Ulu Datangi BPN Kaltim, Usut Sengketa Lahan Sawit

Irhamsyah menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang diprediksi akan terjadi signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada rute antar kota dalam provinsi (AKDP), tetapi juga antar kota antar provinsi (AKAP).

Terminal Tipe A Samarinda Seberang, yang melayani rute AKAP dan AKDP, diperkirakan akan menjadi salah satu titik dengan peningkatan penumpang tertinggi.

"Biasanya, terminal ini hanya memberangkatkan sekitar lima armada per hari. Namun, hari ini kami mencatat adanya peningkatan dengan tambahan tiga armada," kata Irhamsyah.

Pihaknya memperkirakan lonjakan ini akan terus meningkat hingga dua hari sebelum Lebaran.

Dalam kegiatan ramp check, Dishub Kaltim tidak bekerja sendiri. Mereka melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Polairud, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan kepolisian. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan efektif.

"Kemarin, Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah juga telah meninjau kesiapan terminal di Kutai Timur. Hari ini, seluruh terminal di kabupaten/kota di Kaltim serentak membuka Posko Mudik Lebaran secara nasional," tuntas Irhamsyah.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau