Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 6 Mei 2025, 14:06 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.COM – Semangat mewujudkan visi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan terus digelorakan.

Hari ini, Selasa (06/05/2025), Otorita IKN menggelar kegiatan penanaman pohon yang melibatkan seluruh keluarga besar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Aksi nyata ini merupakan bagian dari program rutin dua mingguan yang diinisiasi oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN.

Sebanyak 712 bibit pohon dari berbagai jenis kayu-kayuan dan buah-buahan ditanam dalam kegiatan yang penuh kebersamaan ini.

Baca juga: Kaltim Perkuat Kehutanan Rakyat, Pohon Sengon di Dekat IKN Siap Panen

Bibit-bibit tersebut meliputi mahoni, manggis, sukun, nyamplung, angsana, ketapang kencana, trembesi, pulai, manai, hingga kopi.

Beragam jenis pohon ini semakin memperkaya potensi keanekaragaman hayati di kawasan IKN.

Kegiatan penanaman ini menjadi wujud keterlibatan menyeluruh dalam pembangunan kota hutan yang partisipatif dan inklusif.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan komitmennya bahwa kegiatan penanaman pohon ini akan menjadi agenda rutin setiap dua minggu sekali.

Target cakupan lahan penanaman pun tidak main-main, mencapai total 80 hektar.

“Ini menjadi gaya hidup kita. Dua minggu sekali kita menanam, tidak hanya di KIPP tapi juga nanti di Miniatur Hutan Hujan Tropis. Kita mulai sekarang dan lihat hasilnya 15 tahun lagi,” ujar Basuki.

Baca juga: Titah Basuki: Jangan Tebang Pohon Besar di Masjid Negara IKN

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga merupakan upaya untuk menanamkan kebiasaan mencintai lingkungan, terutama bagi seluruh pegawai Otorita IKN yang menjadi garda terdepan pembangunan ibu kota baru ini.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran untuk mencintai kota hutan melalui kegiatan penanaman ini. Kota hutan yang baik adalah kota hutan yang dibangun bersama, secara partisipatif,” ungkap Myrna.

Ia menambahkan bahwa komposisi penanaman kali ini didominasi oleh jenis kayu-kayuan yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap tutupan hijau dan keseimbangan ekosistem, serta beberapa pohon buah-buahan yang juga memberikan manfaat ekologis dan potensi ekonomi di masa depan.

Lebih lanjut, Otorita IKN juga memfasilitasi pembentukan komunitas urban farming bagi para ASN di IKN.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga para pegawai, sekaligus menambah ruang hijau di lingkungan KIPP.

Langkah ini menunjukkan komitmen OIKN untuk membangun lingkungan yang tidak hanya hijau secara skala besar, tetapi juga di tingkat komunitas dan individu.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau