NUSANTARA, KOMPAS.com - Sejumlah proyek infrastruktur yang dikerjakan PT Hutama Karya (Persero) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan progres signifikan.
Bahkan, hingga Mei 2026, mayoritas proyek yang masih dalam tahap konstruksi telah mendekati penyelesaian.
Untuk di Jalan Tol IKN Segmen 5B ruas Jembatan Pulau Balang–Simpang Riko menjadi yang paling maju setelah mencapai progres 96,24 persen.
Selain itu, pembangunan Jalan Tol IKN Segmen 3A-2 Karangjoang–KKT Kariangau telah mencapai progres 88,35 persen.
Sementara itu, pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif IKN mencatatkan progres 22,20 persen.
Perkembangan tersebut dipaparkan Hutama Karya saat menerima kunjungan Dewan Komisaris PT Danantara Asset Management (DAM) yang meninjau langsung pembangunan kawasan IKN pada Jumat (26/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan sekaligus mengawal program strategis nasional, termasuk percepatan pembangunan ibu kota baru.
Baca juga: Proyek Kota Terpadu Ciputra di IKN Tunggu Infrastruktur Terbangun
Dalam peninjauan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), rombongan meninjau sejumlah proyek yang telah diselesaikan Hutama Karya.
Ini di antaranya Masjid Negara, Gedung Sarana dan Prasarana 1B, Jalan Otorita IKN Paket F, Jalan Tol IKN Segmen 3A-1, serta Jembatan Pulau Balang.
Selain proyek yang telah rampung, rombongan juga melihat langsung perkembangan proyek yang masih berlangsung, yakni Jalan Kawasan Yudikatif, Jalan Tol IKN Segmen 5B, dan Jalan Tol IKN Segmen 3A-2.
Komisaris Utama DAM Rabin Indrajad Hattari mengatakan, pembangunan IKN merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang saling berkaitan dengan penguatan sektor energi dan hilirisasi.
"Pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan agenda besar penguatan sektor energi dan hilirisasi yang tengah kami kawal," ungkap Rabin, dikutip rilis, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, infrastruktur yang andal menjadi penopang bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru.
"Kami mengapresiasi peran Hutama Karya dalam menghadirkan fondasi tersebut secara berkualitas," tambahnya.
Sementara itu, pembangunan kawasan gedung lembaga tinggi negara masih berada pada tahap awal.