Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 Oktober 2024, 18:33 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Teka teki keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terkuak sudah.

Hal ini menyusul pernyataan Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono yang mengungkapkan target-target terkait IKN.

"Setelah berbincang dengan Presiden terpilih hari ini (Jumat), beliau menyampaikan target-targetnya untuk pembangunan Nusantara yaitu fokus melakukan percepatan," ungkap Basuki, saat penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Pengalokasian Lahan IKN dan Akta Notarial, Jumat (18/10/2024).

Baca juga: Ibu Kota Nusantara, Pameran Pembangunan dan Relasi Kuasa

Dengan percepatan pembangunan ini, peluang bagi bergabungnya investor swasta menjadi terbuka lebar.

"Ini akan menjadi angin segar ya untuk peluang bisnis (business opportunity). Jadi kami harap juga teman-teman investor di sini bisa mengajak teman-teman pelaku usaha lain untuk bergabung ya," tegasnya.

Penandatanganan Akta Notarial ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Pemanfaatan Tanah Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) dengan lima investor.

Mereka adalah PT Delonix Bravo Investment, PT Magnum Investment Nusantara, PT Plataran Boga Rasa dan PT Primahotel Manajemen Indonesia sebagai investor groundbreaking ke-8 pada September 2024, dan PT Patra Jasa yang merupakan investor groundbreaking ke-6.

Baca juga: IKN, Legacy Jokowi yang Sudah Tembus 58 Persen

Basuki pun mengapresiasi investor pelopor yang sudah berpartisipasi dalam pembangunan IKN.

Dia memastikan untuk mengupayakan semua proses administrasi investasi berjalan dengan mudah dan memberikan pelayanan terbaik.

"Yang pasti masuk dulu, diskusikan bersama supaya bisa cepat terbangun," tambahnya.

Untuk diketahui, penandatanganan Akta Notarial ini merupakan penyempurna tahapan investor pelopor dalam berinvestasi di IKN.

Hal ini juga sebagai bentuk konkrit terjalinnya kerja sama yang menandai dedikasi investor dalam dan luar negeri dalam pembangunan ekosistem di IKN.

Progres 58 Persen

Untuk diketahui, hingga pekan pertama Oktober 2024, progres pembangunan infrastruktur IKN saat ini telah menembus angka 58 persen.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur sekaligus Plt Deputi Sarana dan Prasana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga memerinci, Batch I yang mencakup ekosistem pemerintahan dan hunian menunjukkan kemajuan sekitar 94 persen.

Baca juga: Dubes Norwegia Apresiasi Pembangunan IKN

Sementara Batch II yang meliputi rumah susun (rusun) ASN, TNI/Polri, dan Rusun BIN mencapai perkembangan 60 persen.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau