Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

100 Hari Kerja, Rahmad-Bagus Fokus Infrastruktur, dan Pelayanan Publik

Kompas.com, 21 Februari 2025, 16:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud dan Bagus Susetyo, memaparkan target 100 hari kerja mereka setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

"Pada 100 hari kerja, kami targetkan memperbaiki semua yang berhubungan dengan fasilitas langsung menyentuh dengan masyarakat salah satunya adalah infrastruktur," kata Rahmad.

Selain infrastruktur, Rahmad juga menargetkan perbaikan sistem birokrasi di Pemerintah Kota Balikpapan.

Baca juga: PAD Balikpapan Tembus Rp 1 Triliun, IKN dan RDMP Ikut Berkontribusi

"Kami akan perbaiki agar lebih baik lagi, yang sudah baik akan kami tingkatkan," tambahnya.

Rahmad juga menekankan, akan fokus pada pelayanan publik yang dipermudah dan mendekatkan pejabat dengan masyarakat.

"Dalam hal ini pegawai dengan masyarakat dalam segala aspek, sehingga kepengurusan dalam bentuk apapun semakin mudah," jelasnya.

Permasalahan air bersih yang menjadi momok bagi Kota Balikpapan juga masuk dalam target 100 hari kerja Rahmad-Bagus.

Pasangan ini juga berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintahan periode saat ini dan melanjutkan 9 program pada masa kepemimpinan sebelumnya.

Baca juga: Bandara SAMS Sepinggan Reaktivasi Rute Balikpapan-Brunei

Ada pun beberapa program prioritas yang akan dilanjutkan antara lain BPJS kesehatan gratis untuk warga kelas tiga bukan penerima upah, seragam gratis mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP, subsidi SPP untuk sekolah swasta.

"Artinya, program kami lanjutkan dan mohon dukungan kepada semua warga kota," jelas Rahmad.

Rahmad juga menyatakan akan menyinergikan programnya dengan program pusat yang memiliki kesinambungan, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan.

Komitmen Wakil Wali Kota

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) adalah salah satu kepanjangan tangan pemerintah pusat.

Baca juga: Keberlanjutan Program MBG di Balikpapan Tunggu Kepastian Pusat

"Apa yang sudah diprogramkan pemerintah pusat, kami wajib laksanakan, dan saya pikir, dengan program yang ada, sudah sinergi dan sesuai dengan apa yang kita terapkan," kata Bagus.

Dengan target 100 hari kerja dan komitmen untuk melanjutkan program-program yang baik, pasangan Rahmad-Bagus diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kota Balikpapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau