"Pada 100 hari kerja, kami targetkan memperbaiki semua yang berhubungan dengan fasilitas langsung menyentuh dengan masyarakat salah satunya adalah infrastruktur," kata Rahmad.
Selain infrastruktur, Rahmad juga menargetkan perbaikan sistem birokrasi di Pemerintah Kota Balikpapan.
"Kami akan perbaiki agar lebih baik lagi, yang sudah baik akan kami tingkatkan," tambahnya.
Rahmad juga menekankan, akan fokus pada pelayanan publik yang dipermudah dan mendekatkan pejabat dengan masyarakat.
"Dalam hal ini pegawai dengan masyarakat dalam segala aspek, sehingga kepengurusan dalam bentuk apapun semakin mudah," jelasnya.
Permasalahan air bersih yang menjadi momok bagi Kota Balikpapan juga masuk dalam target 100 hari kerja Rahmad-Bagus.
Pasangan ini juga berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintahan periode saat ini dan melanjutkan 9 program pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Ada pun beberapa program prioritas yang akan dilanjutkan antara lain BPJS kesehatan gratis untuk warga kelas tiga bukan penerima upah, seragam gratis mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP, subsidi SPP untuk sekolah swasta.
"Artinya, program kami lanjutkan dan mohon dukungan kepada semua warga kota," jelas Rahmad.
Rahmad juga menyatakan akan menyinergikan programnya dengan program pusat yang memiliki kesinambungan, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan.
Komitmen Wakil Wali Kota
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) adalah salah satu kepanjangan tangan pemerintah pusat.
"Apa yang sudah diprogramkan pemerintah pusat, kami wajib laksanakan, dan saya pikir, dengan program yang ada, sudah sinergi dan sesuai dengan apa yang kita terapkan," kata Bagus.
Dengan target 100 hari kerja dan komitmen untuk melanjutkan program-program yang baik, pasangan Rahmad-Bagus diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kota Balikpapan.
https://ikn.kompas.com/read/2025/02/21/160000887/100-hari-kerja-rahmad-bagus-fokus-infrastruktur-dan-pelayanan-publik