Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkemah di titik nol Nusantara pada tahun 2022 lalu.
"Hitungan sementara Rp 466 triliun, itu kurang lebih 19-20 persen itu nanti berasal dari APBN," kata Jokowi, Selasa (15/3/2022).
Dari sisi pendanaan non-APBN, Otorita IKN (OIKN) menargetkan bisa meraih investasi sebesar Rp 100 triliun sampai dengan akhir tahun 2024.
Hal ini disampaikan oleh Bambang Susantono saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala OIKN.
"Target 2024 Rp 100 triliun investasi, bisa publik dan swasta," ujar Bambang saat ditemui di Nusantara Fair di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Namun demikian, capaian investasi masuk ke IKN baru mencapai setengah dari target yang dibuat untuk sepanjang tahun 2024.
Berdasarkan data OIKN, hingga groundbreaking ke VI pada Mei 2024, investasi IKN baru menyentuh angka Rp 51,35 triliun.
Menanggapi hal ini, Plt Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan, dirinya akan meneruskan apa yang telah digarap oleh pejabat OIKN sebelumnya.
"Makanya saya ingin mempercepat itu," tutur Basuki saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
https://ikn.kompas.com/read/2024/07/31/174441987/pembangunan-ikn-butuh-anggaran-rp-466-triliun