"Rinciannya AppStrore diunduh 9.000 orang dan PlayStore 38.000 orang," ujar Ale kepada Kompas.com, Senin (30/9/2024).
Lonjakan pengunduh ini tak lepas dari pembukaan IKN untuk umum pada Senin (16/9/2024), yang mewajibkan masyarakat yang ingin berkunjung memiliki akun, dan melakukan reservasi tiket terlebih dahulu melalui iKnow.
Jumlah kunjungan masyarakat sejak IKN dibuka untuk umum hingga Senin (30/9/2024), tembus 23.000 orang.
Kendati masyarakat demikian antusias dan patuh terhadap ketentuan selama berkunjung ke IKN, terutama dua destinasi Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa, namun OIKN senantiasa melakukan evaluasi menyeluruh.
Ale menuturkan, evaluasi dilakukan terhadap layanan aplikasi agar berjalan lancar untuk memenuhi antusiasme masyarakat selama tiga pekan ini.
Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital pun telah mempersiapkan kanal helpdesk jika masyarakat mengalami kendala.
"Kami juga melakukan sosialisasi tata tertib terus menerus kepada masyarakat sehingga kunjungan dapat lebih tertib dan teratur," imbuh Ale.
Pengunjung senantiasa diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak menginjak rumput, dan tidak merokok di kawasan Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa.
"Selain itu, larangan penggunaan kendaraan pribadi juga terus disosialisasikan selama berada di kawasan IKN. Kami turut dibangu Polda Kalimantan Timur," tutup Ale.
Adapun destinasi kunjungan di IKN yang menjadi favorit masyarakat adalah Plaza Seremoni dan Istana Negara.
Aplikasi ini secara resmi dirilis di PlayStore dan AppStore pada Februari 2024, bertujuan untuk menjadi sumber informasi tepercaya bagi masyarakat, wisatawan, investor, dan semua pihak yang tertarik dengan perkembangan IKN.
Dengan fitur-fitur informatif dan interaktif, iKnow memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai informasi penting, melakukan transaksi, dan berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru.
Ale menuturkan, tujuan dibangunnya iKnow adalah untuk menyediakan informasi terbaru mengenai perkembangan pembangunan, fasilitas, dan layanan di IKN.
Selain itu, juga mempermudah perencanaan kunjungan ke IKN melalui rekomendasi lokasi, peta, dan pemesanan tiket. Fitur yang terdapat pada aplikasi ini salah satunya adalah Interaksi dan Partisipasi Publik.
Ini merupakan kanal bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan pengelola IKN melalui pelaporan, pengaduan, dan chatbot.
Terdapat juga fitur Dukungan UMKM Lokal dengan tujuan mempromosikan tenant UMKM di IKN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara fitur iKnow Beta berisi rekomendasi lokasi untuk dikunjungi, dan daftar destinasi menarik di IKN, seperti taman, museum, pusat budaya, dan area rekreasi.
Setiap lokasi dilengkapi dengan deskripsi, foto, jam operasional, dan ulasan pengunjung untuk membantu perencanaan kunjungan.
Tak hanya itu, tersedia peta interaktif yang membantu pengguna menavigasi area IKN, menampilkan rute transportasi, lokasi fasilitas umum, tempat wisata, dan titik penting lainnya.
Fitur pelengkap lainnya adalah lokasi Wi-Fi bagi publik yang tersedia yang mencantumkan detail kecepatan internet dan petunjuk akses untuk memastikan konektivitas selama berada di IKN.
Informasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik juga disajikan.
Terutama terkait informasi mengenai jenis konektor, kapasitas, dan status operasional stasiun pengisian.
Selain itu, terdapat informasi terkait kalender acara yang mencakup berbagai kegiatan di IKN, seperti festival budaya, pameran, seminar, dan kegiatan komunitas.
https://ikn.kompas.com/read/2024/10/01/070650187/aplikasi-ikn-iknow-telah-diunduh-47000-orang