Sejumlah manfaat tak langsung dirasakan seperti tumbuhnya UMKM, meningkatnya jumlah wisatawan yang berdampak pada kenaikan tingkat hunian hotel, serta jenis-jenis jasa lainnya.
Namun, menurut Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri, Kota Balikpapan belum menerima manfaat langsung dari pembangunan IKN dalam bentuk proyek infrastruktur besar.
"Itu kami belum lihat dampaknya secara langsung. Belum ada proyek besar yang dibangun di Balikpapan seiring dengan pembangunan IKN," ujar Alwi menjawab Kompas.com, Senin (21/9/2024).
Oleh sebab itu, Alwi memastikan akan mendiskusikan dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk melakukan sowan kepada Presiden Prabowo Subianto yang baru saja dilantik, Minggu (20/10/2024).
Dalam pertemuan itu, Alwi berencana membahas proyek-proyek strategis yang bisa dibangun di Balikpapan dengan dana APBN.
"Kami menyadari, Balikpapan gak akan kuat kalau harus membangun infrastruktur untuk dapat sejajar dengan IKN tapi dengan dana APBD. Contohnya saja pembangunan fly over yang membutuhkan dana besar, tapi sangat strategis dan bermanfaat buat Balikpapan," jelas Alwi.
Pada intinya, menurut Alwi, pihaknya siap dan akan mendukung program pemerintahan Prabowo Subianto, supaya Balikpapan juga mendapat proyek besar berupa infrastruktur dan fasilitas yang bisa dirasakan seluruh warga.
Tak hanya itu, dia juga memastikan kesiapannya untuk mendukung aglomerasi transportasi terpadu di antara kota-kota mitra IKN.
"Semua itu bila dialokasikan APBN untuk Balikpapan kami siap," cetusnya.
Kegiatan pertemuan dengan pemerintah pusat tersebut akan dimasukkan dalam agenda 100 hari pertama Alwi sebagai Ketua DPRD Balikpapan.
https://ikn.kompas.com/read/2024/10/21/235940287/dprd-balikpapan-bakal-sowan-ke-prabowo-bahas-proyek-yang-didanai-apbn