"Terutama di wilayah-wilayah perbatasan," ujar Tri Budi Utomo usai penetapan komcad yang berlangsung di Lapangan Merdeka Balikpapan, Rabu (20/11/2024).
Selain itu, peran Komcad di Kodam VI/Mulawarman adalah membantu matra darat selaku komponen utama.
Menurutnya, hal tersebut diimplementasikan dengan berbagai kegiatan keseharian yaitu membantu para Bintara pembina desa (Babinsa).
Dalam hal ini, komcad akan memantau segala kegiatan yang ada di masyarakat sehingga bisa memberikan informasi serta masukan kepada Komda VI/Mulawarman.
"Ini bisa menjadi suatu hal yang positif dalam mendeteksi dini segala macam ancaman yang khususnya akan masuk ke wilayah kita," cetusnya.
Menurut Tri Budi, bertugas di perbatasan tak lepas dari kerja sama dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) yang ada di perbatasa.
"Inilah yang jadi kekuatan kita manakala diberikan kekuatan bersama-sama dengan rakyat semesta," ujarnya.
Sebanyak 500 Komcad dari gelombang ke-2 Tahun Anggaran 2024 telah ditetapkan. Sementara gelombang pertama ditetapkan di Kalimantan Selatan.
Sebelum ditetapkan, komcad tersebut terlebih dahulu digembleng dengan pelatihan selama dua bulan di Rindam VI/Mulawarman di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Mereka berlatih di sana dua bulan, dibekali dengan ilmu-ilmu pengetahuan, baik itu ilmu teknik dan taktik militer kemudian juga ilmu administrasi militer yang mereka kita berikan," tuturnya
Dari latihan selama dua bulan itu, Tri Budi mengharapkan mereka memiliki jiwa-jiwa kebangsaan dengan harapan bisa menjadi pendukung komponen utama yang mumpuni.
https://ikn.kompas.com/read/2024/11/21/080000887/peran-komcad-kodam-vi-mulawarman-jadi-mata-dan-telinga-di-perbatasan