Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Wisatawan Eropa, China, dan Korea Terpincut Magnet IKN

Dalam empat hari perayaan, IKN berhasil menarik kedatangan 45.496 wisatawan, dengan lebih dari separuhnya berasal dari luar Pulau Kalimantan.

Direktur Data dan Kecerdasan Buatan Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN), Adhiguna Mahendra, mengungkapkan daya tarik IKN telah melampaui batas regional.

"Pengunjung yang masuk ke IKN kurang lebih 50 persen berasal dari luar Kalimantan," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (5/4/2025).

Dominasi wisatawan dari luar Kalimantan ini mengindikasikan bahwa pesona IKN sebagai destinasi wisata baru telah berhasil menarik perhatian puluhan ribu orang dari berbagai penjuru Indonesia.

Tak hanya wisatawan domestik, IKN juga menunjukkan daya tarik yang kuat di mata wisatawan mancanegara.

Adhiguna Mahendra menyebutkan beberapa negara asal pengunjung luar negeri, termasuk Malaysia, Brunei Darussalam, China, dan Korea Selatan.

"Bahkan beberapa ada dari Eropa," cetusnya.

Jumlah kunjungan tertinggi terjadi pada Kamis (3/4/2025) dengan angka 14.104 wisatawan yang merupakan rekor baru.

1 April 2025 (Hari Kedua Lebaran): 8.219 orang
2 April 2025: 12.958 orang
3 April 2025: 14.104 orang (jumlah kunjungan tertinggi)
4 April 2025: 10.215 orang

Para wisatawan ini terpincut dengan beragam destinasi di IKN yang menampilkan langgam arsitektural modern tropis yang menawan.

Beberapa di antaranya adalah Istana Garuda yang megah, Istana Negara, Gallery Center, Visitor Center, Plaza Seremoni, Taman Kusuma Bangsa, Beranda Nusantara, serta deretan Kantor Kementerian Koordinator.

Hal ini berpotensi besar untuk meningkatkan citra IKN sebagai destinasi wisata yang mendunia.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, berharap para pengunjung dari berbagai kota di Indonesia dan mancanegara dapat membagikan pengalaman mengesankan mereka saat berkunjung ke IKN melalui media sosial dan komunitas.

"Agar bisa berbagi pengalaman bersejarah mengunjungi IKN yang dibangun oleh putra-putri bangsa Indonesia," imbuh Troy.

Troy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas Otorita IKN, relawan, aparat TNI dan kepolisian, serta berbagai pihak yang telah bekerja keras melayani antusiasme masyarakat yang berkunjung ke IKN selama libur Lebaran.

https://ikn.kompas.com/read/2025/04/05/153635787/wisatawan-eropa-china-dan-korea-terpincut-magnet-ikn

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar