Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Suplai Pangan ke IKN, Kukar Terima Kucuran Dana Rp 47,49 Miliar

Langkah strategis ini bertujuan agar Kukar di masa depan mampu menjadi salah satu penyuplai utama kebutuhan pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dana ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan dan pengadaan yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Bentuk optimalisasi lahan meliputi pengadaan peralatan pertanian modern serta kegiatan yang akan dijalankan oleh kelompok-kelompok tani melalui sistem manajerial Brigade Pangan.

Bupati Kukar Edi Damansyah menekankan pentingnya pengelolaan bantuan ini sesuai dengan arahan Kementan.

"Para Brigade Pangan telah menerima bantuan ini, maka saya minta mereka mempedomani tahapan yang telah ditetapkan kementan agar target ketahanan pangan tercapai," kata Edi di Tenggarong, Selasa (15/4/2025).

Lahan pertanian seluas 2.392 hektar di empat kecamatan Kukar menjadi fokus optimalisasi, meliputi Kecamatan Tenggarong, Marang Kayu, Samboja, dan Kecamatan Anggana.

Rincian alokasi dana Rp 47,49 miliar tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam peningkatan sektor pertanian.

Sebesar Rp 11 miliar dialokasikan untuk peningkatan prasarana irigasi dan jalan pertanian seluas 2.392 hektar.

Pengerjaan proyek ini akan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan Kodim 0906/Kukar dan Kodim 0908/Bontang.

Selain itu, dana juga dialokasikan untuk pengolahan lahan dengan pola bantuan pemerintah yang disalurkan langsung ke rekening Brigade Pangan sebesar Rp 900 juta per hektar.

Bantuan ini akan digunakan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian modern, termasuk 12 unit traktor roda empat, 24 unit traktor roda dua, 10 unit rotavator, dan 12 unit drone.

Untuk meningkatkan efisiensi panen dan pasca panen, Kementan juga mengalokasikan dana untuk pengadaan 13 unit combine harvester, 24 unit power thresher, 33 unit mesin tanam padi, dan 78 unit pompa irigasi.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk 4.784.000 kilogram kapur pertanian, 95.689 kilogram benih padi, 16.744 liter herbisida, 7.176 liter insektisida, dan 4.784 liter fungisida.

Ia pun meminta Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar untuk mengawal program pangan nasional ini agar berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan.

Edi juga menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar untuk memfasilitasi diskusi kelompok antara petani dengan Bankaltimtara.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses permodalan tambahan bagi petani yang membutuhkan, sehingga tidak ada alasan terkait kekurangan modal yang menghambat upaya peningkatan produksi pangan di Kukar dalam rangka mendukung suplai ke IKN.

https://ikn.kompas.com/read/2025/04/15/152820787/suplai-pangan-ke-ikn-kukar-terima-kucuran-dana-rp-4749-miliar

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar