Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Okupansi Hotel di Beranda IKN Balikpapan 30 Persen, Tak Ada PHK

Di tengah hiruk pikuk pembangunan IKN yang masif, dunia perhotelan di Kota Minyak justru mengalami masa suram.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan, Sugiyanto, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sejak awal tahun hingga Juli 2025, rata-rata okupansi hotel hanya menyentuh angka 30 persen, jauh di bawah batas normal industri.

Meskipun okupansi lesu, Sugiyanto memastikan bahwa para pelaku usaha perhotelan memilih strategi yang humanis dan berkelanjutan yakni hanya mengurangi jam kerja, bukan memutus hubungan kerja (PHK).

“Jadi teman-teman melakukan pengurangan jam kerja, artinya sistem kerjanya aja, bukan orangnya,” kata Sugiyanto, Rabu (8/10/2025).

Beberapa hotel menerapkan sistem bergiliran bagi karyawan, di mana staf bekerja secara bergantian dalam periode tertentu.

Ini adalah langkah bertahan yang menunjukkan komitmen pelaku usaha untuk menjaga roda perekonomian karyawan tetap berputar, sambil menunggu kunjungan kembali normal.

Harapan Besar pada Rute Penerbangan Baru

Lesunya okupansi ini, menurut Sugiyanto, harus segera berakhir. Ia menaruh harapan besar pada peningkatan konektivitas udara di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepingan Balikpapan, yang belakangan ini banyak membuka rute baru.

Sugiyanto menyambut positif kebijakan maskapai ini, karena yakin rute baru adalah kunci untuk mendongkrak okupansi hotel dan menggairahkan sektor pariwisata Balikpapan.

"Kalau ada penerbangan atau rute baru, pasti dampaknya positif, baik bagi hotel maupun UMKM," tegasnya.

Peningkatan frekuensi dan pilihan rute akan mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun, yang paling diidamkan, dari luar negeri.

Balikpapan, sebagai pintu gerbang IKN, harus menjadi kota transit yang ramai dan menarik.

Kini, seluruh sektor pariwisata di Balikpapan menanti realisasi dampak rute penerbangan baru ini.

Harapannya, arus kunjungan yang lebih deras akan menghapus wajah lesu perhotelan dan memulihkan vitalitas ekonomi Kota Minyak sebagai beranda yang hidup bagi IKN.

https://ikn.kompas.com/read/2025/10/08/170000887/okupansi-hotel-di-beranda-ikn-balikpapan-30-persen-tak-ada-phk

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com