Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN Jadi Primadona Wisata Nataru, Qubika Hotel Raup Okupansi 70 Persen

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengatakan, fenomena ini tercermin dari lonjakan drastis jumlah wisatawan yang memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

"Berdasarkan data pada hari Natal, 25 Desember 2025, tercatat sebanyak 37.000 orang menyerbu IKN dengan mobilitas kendaraan mencapai 10.000 unit," ujar Alimuddin, kepada Kompas.com, Sabtu (27/12/2025).

Di tengah euforia tersebut, Qubika Boutique Hotel Nusantara meraup tingkat okupansi hingga 70 persen.

Fasilitas akomodasi ini menawarkan pengalaman menginap unik dan ramah lingkungan bagi para pelancong yang ingin menyaksikan langsung progres pembangunan IKN.

General Manager Qubika Boutique Hotel Nusantara, Rizal Murdiansyah, mengungkapkan, tingkat okupansi hotel selama libur Natal mulai tanggal 24 hingga masa long weekend konsisten berada di atas 70 persen.

Angka ini diprediksi akan terus meroket hingga mencapai puncaknya pada malam pergantian tahun.

"Kami sangat optimistis untuk mencapai okupansi penuh atau 100 persen, mengingat saat ini pesanan kamar yang sudah masuk (on hand) telah menyentuh angka 80 persen," ungkap Rizal.

Menurut Rizal, kenaikan signifikan ini tidak lepas dari posisi IKN yang menjadi daya tarik luar biasa bagi warga Kalimantan Timur, khususnya dari Samarinda dan Balikpapan.

Di IKN, mereka tidak hanya berwisata, tetapi juga membuktikan kebenaran informasi melalui pengamatan langsung.

Di tengah selentingan media sosial yang menyebut pembangunan IKN terhenti atau mangkrak, kehadiran fisik para wisatawan ini menjadi bukti sahih bahwa progres pembangunan terus berjalan.

Fenomena ini secara otomatis menjadi strategi promosi yang sangat efektif bagi Qubika Hotel, yang posisinya sangat strategis untuk mendukung mobilitas pengunjung di kawasan tersebut.

Daya Tarik

Ada pun daya tarik utama Qubika Boutique Hotel terletak pada unique selling point yang jarang ditemukan di hotel konvensional lainnya.

Mengusung konsep container hotel ramah lingkungan, Qubika menawarkan atmosfer eco-green dengan pemandangan hutan alami yang masih asri.

Meskipun menggunakan kontainer yang identik dengan pelabuhan, para tamu seringkali dibuat terkejut saat masuk ke dalam area hotel.

Ekspektasi mereka yang awalnya membayangkan ruang sempit seketika sirna melihat luasnya kamar yang tersedia.

Mulai dari tipe Superior untuk pelancong bisnis, hingga tipe Deluxe, Suite, dan Club Suite yang didesain luas dan sangat cocok untuk rombongan keluarga.

Manajemen memberikan diskon sebesar 30 persen untuk seluruh produk food and beverage, baik makanan maupun minuman.

Strategi ini terbukti ampuh dalam mendongkrak pendapatan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para tamu yang menginap.

Udara segar IKN yang dipadukan dengan layanan kuliner berkualitas menjadikan Qubika sebagai pilihan tempat tinggal sementara yang sangat nyaman di tengah hiruk pikuk kunjungan wisata IKN.

Menyambut malam pergantian tahun baru 2026, Qubika telah menyiapkan rangkaian acara luar biasa yang dirancang untuk memberikan kesan mendalam.

Mengambil lokasi di dekat area kolam renang dengan latar belakang hutan alami, para tamu akan disuguhi acara barbeque yang meriah, live music, hingga penampilan DJ.

Terkait tradisi kembang api, manajemen tetap mempertimbangkan kondisi sosial bangsa, khususnya empati terhadap korban bencana di Sumatera.

"Meskipun tetap ada, kembang api akan diadakan secara bersahaja namun tetap berkesan," tuntas Rizal.

https://ikn.kompas.com/read/2025/12/27/140403787/ikn-jadi-primadona-wisata-nataru-qubika-hotel-raup-okupansi-70-persen

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com