Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bidik IKN, Amerika Gandeng Google, IBM, Cisco, dan Honeywell

Counselor for Commercial Affairs, US Embassy Jakarta Andrew Billard mengatakan, Amerika Serikat memiliki perusahaan dan investor yang dapat berperan penting dalam mendukung pembangunan IKN.

"Kami ingin membangun kemitraan jangka panjang, memperkuat daya saing Indonesia, serta mengembangkan talenta lokal," ujar Andrew dalam Nusantara Smart City Stakeholders Forum di Swissôtel Nusantara, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (02/09/2026).

Menurut Andrew, Pemerintah Amerika Serikat siap menghubungkan perusahaan-perusahaan Amerika dengan berbagai peluang dan mitra potensial untuk kerja sama di Indonesia.

Honeywell hingga Google Siapkan Keahlian Teknologi

Dalam kerja sama dengan United States Trade and Development Agency (USTDA), Otorita IKN menjajaki peluang kolaborasi dengan sejumlah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat.

USTDA menghadirkan Honeywell, Cisco, IBM, dan Google yang memiliki keahlian di bidang teknologi dan solusi smart city.

Perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya membuka ruang diskusi mengenai peluang kolaborasi, tetapi juga memberikan pelatihan teknis kepada peserta.

Materi pelatihan mencakup data science, strategic and AI-driven data governance for smart cities, serta smart building.

Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas teknis dan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dalam pengembangan kota cerdas.

Fokuskan Teknologi Pelayanan Publik

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, mengatakan, keberhasilan kota cerdas tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya teknologi yang digunakan.

Menurut dia, teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kota yang paling cerdas belum tentu kota yang memiliki teknologi paling banyak. Kota yang paling cerdas adalah kota yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakatnya," ujar Agung.

Agung mengatakan, pengembangan Nusantara sebagai kota cerdas perlu menempatkan masyarakat sebagai pusat transformasi digital.

Teknologi harus menjadi instrumen untuk menciptakan layanan publik yang lebih efektif, efisien, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain perusahaan teknologi AS, pengembangan konsep smart city IKN juga melibatkan sejumlah pemerintah daerah yang telah menerapkan konsep serupa, yakni DKI Jakarta, Kabupaten Sumedang, Kota Denpasar, dan Kota Surabaya.

Forum tersebut turut dihadiri perwakilan USTDA Indo-Pasific Region, Institut Teknologi Kalimantan, pelaksana hibah pilot project command center Meta Mind Global Corporation (MMGC), serta pelaksana hibah Nusantara Smart City Technical Assistance (NSCSTA) Frost & Sullivan dan konsorsium.

https://ikn.kompas.com/read/2026/09/02/142505787/bidik-ikn-amerika-gandeng-google-ibm-cisco-dan-honeywell

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar