Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2024, 11:15 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kunjungan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono ke OIKN di Balikpapan, Kalimantan Timur, ditunda.

Basuki yang juga merupakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedianya dijadwalkan melakukan tinjauan Kantor OIKN pada Senin (24/6/2024) pagi ini pukul 09.00 WITA.

Baca juga: Senin Ini, Kali Perdana Basuki Hadimuljono Tinjau Kantor Otorita IKN

Namun, kegiatan yang merupakan kunjungan kali pertama bagi Basuki tersebut ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. 

Sementara, Wakil Kepala Plt OIKN yang juga Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni telah lebih dulu menyambangi kantor OIKN pada Kamis (13/6/2024).

Tidak disebutkan alasan penundaan kunjungan kerja Basuki ke kantor OIKN.

Untuk diketahui, Basuki dan Raja Juli ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe pada Senin (3/6/2024). 

Basuki memastikan, pembangunan proyek IKN akan terus dilanjutkan dan dipercepat.

Dia juga menegaskan bahwa tidak akan ada yang berubah dari proyek IKN meski pucuk pimpinan Otorita IKN berganti.

Baca juga: Simak, Dua Rute Kapal Pinisi Menuju IKN, Turis Bisa Susur Air hingga Pulau Balang

"Saya kira saya sebagai plt kepala OIKN, saya pasti akan meneruskan program. Jadi, mempercepat pelaksanaan program yang sudah dibuat oleh Otorita IKN sampai saat ini," ucap Basuki kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Basuki tidak akan mengubah yang sudah ada, dan bahkan mempercepat pelaksanaan programnya.

Basuki pun mengaku tidak ambil pusing soal penunjukkan kepala Otorita IKN yang definitif karena itu merupakan kewenangan presiden Joko Widodo.

Prioritas utamanya sebagai pimpinan OIKN adalah memastikan proyek IKN tetap berjalan.

"Yang penting ini kita percepat dulu pelaksanaan program-program. Saya bekerja, saya kan tidak punya visi, dan visi saya adalah melaksanakan visi Presiden RI sebagai pembantu presiden," tuntas Basuki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com