Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Balikpapan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur meski Anggaran Seret

Kompas.com, 18 Maret 2025, 23:50 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kota Balikpapan baru saja menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk membahas rencana pembangunan kota ke depan.

Salah satu fokus utama dalam Musrenbang kali ini adalah pembangunan infrastruktur, dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 10 triliun.

Namun, di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan hanya sekitar Rp 4 triliun. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kota dalam mewujudkan rencana pembangunan tersebut.

Dalam Musrenbang, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: RPJMD 2025 Balikpapan Fokus Infrastruktur dan Sinergi dengan IKN

Beberapa proyek infrastruktur yang menjadi prioritas antara lain peningkatan jalan dan jembatan, pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi, pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kawasan industri dan pariwisata.

Tantangan Anggaran

Dengan kebutuhan anggaran infrastruktur mencapai Rp 10 triliun, sementara PAD hanya Rp 4 triliun, pemerintah kota harus mencari solusi untuk mengatasi kekurangan anggaran tersebut.

Beberapa opsi yang mungkin dilakukan antara lain mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat atau provinsi, menjalin kerja sama dengan pihak swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.

Meskipun menghadapi tantangan anggaran yang besar, pemerintah kota tetap optimistis dapat mewujudkan rencana pembangunan infrastruktur tersebut.

"Dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, diharapkan Kota Balikpapan dapat terus berkembang dan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera," ujar Rahmad, Selasa (18/3/2025).

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau