Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Makin Cepat Rampung, HK Amankan Proyek Jalan KIPP Rp 603 Miliar

Kompas.com, 17 Juni 2025, 13:33 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan.

PT Hutama Karya (Persero) kembali memperkuat perannya sebagai kontraktor utama dengan berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 603,8 miliar.

Kontrak ini untuk Paket F Pekerjaan Peningkatan Jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B, proyek vital yang akan memperkuat konektivitas di jantung ibu kota baru.

Baca juga: Jawa Timur Gerbang IKN: Peran Vital UMKM Dorong Pusat Ekonomi Baru

Penandatanganan kontrak penting ini berlangsung di Kantor Otorita IKN (IKN) pada Selasa (11/6/2025).

SVP Divisi Sipil Umum Hutama Karya Zainal Abidin menandatangani kontrak sebagai Lead KSO bersama Pejabat Pembuat Komitmen XIII-2025 Satuan Kerja Otorita IKN (OIKN) Almi Madhani.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan, proyek jalan sepanjang 2,54 km ini merupakan bagian integral dari masterplan transportasi IKN.

Lokasinya berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Baca juga: Sengkarut Kewenangan IKN dan Daerah Mitra: DPRD PPU Bertemu Otorita

Proyek ini akan digarap melalui Kerja Sama Operasi (KSO) antara Hutama Karya dan PT PP (Persero) Tbk (KSO HK-PP), dengan porsi Hutama Karya sebesar 55 persen.

Konskuensi pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025, menunjukkan percepatan pembangunan di KIPP.

Spesifikasi Teknis dan Tantangan Geotekstil

Pembangunan jalan Paket F ini memiliki dua jalur dengan konstruksi berbeda. Jalur pertama (Row 36) akan menggunakan struktur beton keras yang dilapisi aspal dengan lebar 12 meter per jalur.

Sementara itu, jalur kedua (Row 54) menggunakan konstruksi aspal fleksibel dengan lebar 8,5 meter per jalur.

Secara strategis, pembangunan jalan Paket F ini akan menghubungkan area perbankan di kawasan KIPP 1B, yang menunjukkan fokus pada pengembangan infrastruktur pendukung ekonomi.

Baca juga: Dukung Penuh, Jakarta Siap Jadi Pionir Pembangunan IKN

Adjib Al Hakim juga mengungkapkan tantangan utama yang akan dihadapi yakni penimbunan tanah setinggi 10-12 meter.

"Untuk mengatasinya, kami akan menggunakan teknologi khusus agar tanah timbunan tetap stabil dan tidak longsor dengan penggunaan geotekstil stabilisator," ojar Adjib.

Penggunaan teknologi ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan keamanan konstruksi di medan yang menantang.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau