Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ASN Kemenkes Mulai Bertugas di IKN: Intip Keseruan Mereka

Kompas.com, 25 Juli 2025, 22:13 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Semangat baru menyelimuti Ibu Kota Nusantara (IKN). Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan bertugas di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN menjalani program induksi intensif.

RSUP ini bukan rumah sakit biasa; ia akan memiliki layanan unggulan di bidang jantung dan stroke, menjanjikan standar kesehatan kelas dunia di ibu kota negara yang baru.

Baca juga: Peluang Kian Terbuka, Investor Brunei Serbu IKN

Dalam rangkaian hari kedua program induksi pada Jumat (25/07/2025), para ASN ini menjelajahi berbagai titik strategis dan ekosistem kota.

Kunjungan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang lingkungan kerja mereka, sekaligus memperkuat integrasi antarsektor.

Mereka Meninjau 4 Fasilitas:

1. Pusat Pelatihan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)

Menunjukkan fokus IKN pada pengembangan sport tourism dan fasilitas olahraga modern.

2. Embung MBH & Intake Sepaku

Mengamati langsung sistem pengelolaan air minum yang canggih untuk menjamin ketersediaan air bersih di IKN.

3. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)

Melihat upaya IKN dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

4. Bendungan Sepaku Semoi

Meninjau infrastruktur vital yang menopang kebutuhan air di seluruh kawasan IKN.

Selama kunjungan, perwakilan Otorita IKN mendampingi dan memberikan penjelasan detail mengenai fungsi, peran, dan kontribusi masing-masing lokasi terhadap pembangunan IKN yang berkelanjutan.

Bukan Hanya Medis

Puluhan ASN yang kini mulai berdomisili dan bertugas di IKN berasal dari berbagai latar belakang, tidak hanya tenaga medis.

Baca juga: Nasib Ibu Kota Baru, Sorotan Mantan Pansus RUU IKN

Ada juga staf keuangan, hubungan masyarakat, dan manajemen rumah sakit yang turut serta.

Penugasan ini disambut dengan antusiasme tinggi sebagai bentuk kontribusi aktif dalam membangun masa depan sistem kesehatan Indonesia yang lebih merata dan inklusif.

Bicky Satrya Indrawan, seorang dokter gigi umum di RSUP Kemenkes IKN, menyampaikan kekagumannya.

"Pertama kali saya datang ke IKN, saya melihat implementasi dari smart city dengan banyak sekali ruang terbuka hijau. Ini semua sangat sesuai dengan harapan saya untuk tinggal di kota berorientasi masa depan," tutur Bicky.

Baca juga: IKN Bakal Dijaga Batalyon Marinir Baru, Kekuatan Laut RI Makin Gahar

Senada dengan itu, Sinta Dewi, ASN bidang keuangan RSUP Kemenkes, juga mengungkapkan harapannya.

"Harapan kami dari RSUP Kemenkes bisa bekerja sama dengan seluruh pihak di IKN terutama dalam penyediaan layanan kesehatan yang terbaik, sehingga kita bisa tetap selalu mendukung pembangunan IKN yang lebih maju," kata Sinta.

Melalui orientasi dan kunjungan lapangan ini, ASN Kementerian Kesehatan diharapkan memiliki pemahaman komprehensif tentang ekosistem IKN dan menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor.

Ini adalah langkah awal yang krusial menuju layanan kesehatan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di ibu kota negara baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau