NUSANTARA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak sampai memasuki zona inti Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, IKN mendapat perhatian khusus pemerintah dalam penanganan karhutla.
Hal itu disampaikan Raja saat meninjau lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, termasuk wilayah Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Senin (14/09/2026).
Baca juga: Progres 92 Persen, Rusun Fully Furnished di IKN Siap Huni Tahun Ini
Peninjauan tersebut dilakukan Otorita IKN bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI/Polri, serta Pemerintah Daerah Kalimantan Timur.
"Bapak Presiden memiliki perhatian khusus terhadap Kalimantan Timur karena ada IKN. Perintah Pak Presiden di Rapat Terbatas terakhir sangat jelas bahwa jangan sampai api sampai di zona inti IKN," kata Raja Juli, dikutip dari keterangan resmi, Selasa (15/09/2026).
Kata politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, kementerian maupun lembaga bekerja keras agar api yang melahap Kalimantan tidak sampai ke zona inti IKN.
"Kita semua sudah bekerja dengan keras agar api tidak sampai ke zona inti IKN," ujarnya.
Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa kawasan IKN menjadi prioritas dalam penanganan karhutla.
Menurut dia, IKN merupakan objek vital dan penanganannya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo.
Baca juga: Titik Api Kembali Muncul, Otorita IKN dan TNI/Polri Perketat Patroli Udara
"Kawasan IKN ini terus menjadi prioritas, tentu saja ini objek vital dan ada arahan langsung dari Bapak Prabowo Subianto. Semua kekuatan dikerahkan," ujar Suharyanto.
Setelah meninjau lokasi bekas karhutla, pemerintah melanjutkan kegiatan dengan rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi.
Rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi penanganan karhutla di IKN dan Kalimantan Timur serta memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan berdampak terhadap kawasan IKN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya mendorong peningkatan patroli darat di sekitar kawasan IKN.
Selain itu, kesiapan peralatan pemadam kebakaran juga akan diperkuat untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Baca juga: Otorita IKN Ungkap Dugaan Pembakaran Usai Penebangan Bukit Tengkorak
"Patroli darat perlu ditingkatkan. Kemudian juga diperlukan bantuan peralatan untuk beberapa pemadam kebakaran," kata Basuki.
Sementara itu, kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN masih berada dalam kondisi baik berdasarkan pengukuran indeks kualitas udara (air quality index) yang dilakukan Otorita IKN.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.