Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WIKA Gas Pol Tuntaskan Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku IKN

Kompas.com, 16 September 2026, 17:37 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com — Pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan.

Di tengah masifnya pengembangan kawasan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mempercepat penyelesaian proyek strategis Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Berdasarkan data perusahaan per 13 September 2026, progres fisik proyek ini telah menyentuh angka 85,75 persen.

Baca juga: Perintah Prabowo: Zona Inti IKN Tak Boleh Terbakar

Dengan capaian tersebut, WIKA optimistis seluruh rangkaian pekerjaan konstruksi dapat rampung sesuai target pada 22 Juni 2027 mendatang.

Kehadiran infrastruktur jalan ini memegang peranan vital dalam memperkuat konektivitas antarkawasan di IKN.

Langkah ini juga selaras dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, khususnya dalam memperkokoh jaringan infrastruktur demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.

Inovasi Konstruksi dan Integrasi Utilitas Modern

Sebagai kontraktor pelaksana, WIKA menangani cakupan pekerjaan yang kompleks dan terintegrasi pada proyek Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku 4.

Lingkup kerjanya meliputi pembangunan Multi Utility Tunnel (MUT) sepanjang kurang lebih 14 kilometer, perkerasan jalan sepanjang sekitar 11 kilometer, pembangunan jembatan di lima titik, serta pemasangan box culvert di 16 lokasi.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menjelaskan bahwa orientasi pembangunan di IKN tidak sekadar mengejar target fisik semata, melainkan memastikan kebermanfaatan jangka panjang bagi kawasan.

Baca juga: Progres 92 Persen, Rusun Fully Furnished di IKN Siap Huni Tahun Ini

"Pembangunan Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku merupakan bagian dari upaya WIKA dalam mendukung pengembangan infrastruktur IKN yang terintegrasi. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan memperhatikan kualitas, keselamatan, serta ketepatan pelaksanaan," ujar Ngatemin, Rabu (16/9/2026).

Hingga saat ini, sejumlah tahapan krusial telah berhasil dituntaskan, termasuk struktur bawah MUT, pekerjaan jembatan, dan box culvert.

Fokus pekerjaan di lapangan kini beralih ke tahap perkerasan beton semen sebagai salah satu fondasi utama konstruksi jalan.

Dari sisi teknis, WIKA menerapkan terobosan inovatif berupa konsep jembatan final ultimate dengan struktur girder di kawasan KIPP IKN.

Pendekatan staging precast yang dominan diterapkan terbukti mampu memangkas tahapan pekerjaan sementara, sehingga mempercepat durasi konstruksi tanpa mengorbankan kualitas dan keandalan struktur.

Kompleksitas Lapangan

Mengingat masifnya pembangunan di IKN, berbagai proyek infrastruktur kerap berjalan secara bersamaan atau simultan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau