Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengaspalan Perdana IKN, Jalan Sumbu Kebangsaan Jadi Prioritas

Kompas.com, 22 Mei 2024, 08:49 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Jelang upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, pembangunan infrastruktur dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut.

Di antaranya yang diprioritaskan adalah Jalan Sumbu Kebangsaan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP, sebagai jalur utama IKN.

Saat ini, pelaksana konstruksi tengah melakukan pengaspalan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat.

Baca juga: Pembebasan Lahan untuk Proyek IKN Masuk Tahapan Ganti Untung

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menuturkan, ada bagian-bagian prioritas di KIPP yang akan dituntaskan seluruhnya.

"Tidak cuma jalan utama Sumbu Kebangsaan, juga jalur pedestrian (area untuk pejalan kaki), dan kelengkapan lainnya," ujar Danis kepada Kompas.com, Selasa (21/5/2024).

Jalan Sumbu Kebangsaan dirancang menjadi dua bagian yakni Sisi Barat dan Sisi Timur.

Pengaspalan perdana Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).Galang Sinu Susilo Pengaspalan perdana Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Sisi Timur merupakan salah satu akses utama yang dibangun untuk mendukung konektivitas IKN.

Masing-masing membentang sepanjang 2,99 kilometer dan 3,27 kilometer, dan telah dilengkapi terowongan multi utilitas atau multi utility tunnel (MUT).

Pembangunan jalan dan MUT dilakukan berbarengan karena posisi MUT dipasang di bawah tanah atau jalan dengan kedalaman kurang lebih 1,5-2 meter.

Baca juga: Bandara VVIP IKN Diperluas Jadi 621 Hektar

Teknologi MUT mengakomodasi tiga komponen, pertama adalah saluran drainase jalan, kedua, pipa air minum dan komponen yang tidak berkaitan dengan listrik, sedangkan ketiga untuk jaringan kabel listrik dan internet ditempatkan di kompartemen terpisah.

Dengan demikian, distribusi air minum di IKN disalurkan melalui MUT, dengan setiap lokasi akan terdapat fasilitas taping air minum.

Selain itu setiap 100 meter terdapat ruang untuk kontrol, di mana petugas perbaikan dan pemeliharaan dapat memasuki MUT melalui manhole.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau