Menurut dia, langkah itu penting agar kemampuan produksi nasional dapat berkembang dan tidak menimbulkan ketergantungan teknologi di masa depan.
Ale menjelaskan, konsep IKN sejak awal dirancang sebagai kota cerdas yang terbuka untuk pengembangan teknologi masa depan.
Sistem transportasi cerdas, termasuk UAM, telah masuk dalam blueprint intelligent transportation system IKN.
Selain itu, IKN juga disiapkan menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan penyedia teknologi global.
Ekosistem tersebut diarahkan menjadi technology knowledge hub yang mendorong lahirnya pusat-pusat keunggulan di bidang transportasi masa depan.
"Kampus-kampus luar negeri, dalam negeri, industri, provider, sampai pemerintah harus masuk dalam satu arena yang sama," kata dia.
Baca juga: Spek Taksi Terbang EHang yang Dinaiki Raffi Ahmad dan Pabrikan Hyundai untuk IKN
Pengembangan ekosistem tersebut dibutuhkan untuk mempercepat kemandirian teknologi nasional.
Menurutnya, penguasaan teknologi tidak cukup berhenti pada interoperabilitas perangkat lunak, tetapi juga harus mencakup kemampuan memproduksi perangkat keras.
Sebab, jika Indonesia tidak menguasai produksi perangkat keras, akses kendali teknologi tetap berada di tangan produsen luar negeri.
IKN sejatinya dirancang dengan ambisi menjadi smart forest city yang terintegrasi.
Salah satu ikon teknologi yang paling dinantikan adalah implementasi taksi terbang sebagai bagian integral dari transportasi modern ramah lingkungan UAM, yang menjanjikan mobilitas vertikal efisien.
Namun, rencana penggunaan taksi terbang untuk jangka pendek dan menengah dipastikan tidak menjadi prioritas dan belum akan dilanjutkan, meski uji coba teknis berjalan mulus.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan pernyataan yang lugas dan menohok mengenai penundaan ini.
Bagi Basuki, kebijakan transportasi di IKN harus didasarkan pada kebutuhan riil, bukan sekadar daya tarik teknologi.
"Mobil saja belum ada, mau naik taksi terbang. Jadi belum urgent sekarang, menurut saya," kata Basuki menjawab pertanyaan Kompas.com.