JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat bisa melihat secara langsung perkembangan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengatakan, yang tetap jadi pertimbangan adalah aspek keselamatan.
"Jadi concern kita itu safety, tetapi kalau masyarakat (mau berkunjung), sekarang sudah terjadi di titik nol," kata Danis saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Jumat (16/2/2024).
Sementara bagi pengunjung profesional yang ingin melihat langsung progres pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), bisa mengajukannya kepada Balai dari Kementerian PUPR di IKN.
"Tetapi misalnya profesional yang mau melihat, itu kita ada sediakan satu titik, namanya gardu pandang. Nah itu bisa melihat secara keseluruhan progres," lanjut Danis.
Hal ini menyusul adanya hampir 2.000 kendaraan proyek yang berlalu lalang di proyek IKN setiap hari.
Baca juga: Membandingkan IKN dengan NEOM, Sama-sama Megaproyek Kota Baru
"Bayangkan di sana ada sekian puluh kontrak, yang hilir mudik secara total ada hampir 2.000 kendaraan," papar Danis.
Di sisi lain, progres proyek infrastruktur dasar IKN tahap I sudah mencapai lebih dari 74 persen.
Sejumlah infrastruktur dasar yang dibangun pada tahap awal ini, meliputi Istana Presiden, Kantor Presiden, Lapangan Upacara, Rumah Menteri, Rusun ASN, Kantor Kemenko, hingga Jalan Tol IKN.
Pemerintah menargetkan bisa melaksanakan Upacara Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2024 di IKN.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.