JAKARTA, KOMPAS.com - Bulan Juli 2024, atau kurang lebih 1 bulan ke depan, Presiden Joko Widodo optimistis sudah bisa berkantor dari Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Jokowi, saat ini proses pembangunan Kantor Presiden sudah mencapai 80 persen dan perlu ada beberapa tambahan soal interior, eksterior serta menunggu adanya sambungan air.
“Sangat optimistis untuk berkantor dari sini. Tinggal menunggu sambungan air di Juli nanti,” ungkap Presiden Jokowi, Rabu (5/6/2024).
Sambungan air akan semakin mudah terlebih Bendungan Sepaku Semoi sudah diresmikan dan nantinya akan digunakan.
Baca juga: Hari Pertama Bekerja, Plt Kepala dan Waka OIKN Tinjau Bendungan Sepaku Semoi
“Sudah kita resmikan Bendungan Sepaku. Tinggal ini nunggu pompa-pompa untuk naikan air kemudian dialirkan ke bangunan dan rumah-rumah yang ada di IKN Nusantara,” papar Presiden.
Kantor Presiden sendiri dikerjakan dengan besar nilai kontrak pekerjaan Rp 1,56 triliun. Nantinya, Kantor Presiden merupakan tempat Kepala Negara Republik Indonesia dan Ibu Negara bekerja.
Baca juga: Kala Jokowi Jualan Tanah IKN: Harganya Rp 400.000-Rp 800.000, Besok Bisa Berubah
Kemegahan yang ditampilkan pada bangunan Kantor Presiden ini tercermin pada penataan interior, khususnya lobby utama.
Sementara itu, desain bangunan kantor dibuat bertingkat untuk menyesuaikan topografi area setempat.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.