NUSANTARA, KOMPAS.com - Kalimantan Timur (Kaltim) berada di peringkat 5 besar sebagai daerah penyerap Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) atau investasi domestik pada semester I-2024.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan II-2024 di kantornya, Jakarta, Senin (29/7/2024).
Bahlil memaparkan, total PMDN yang masuk ke Kaltim pada paruh pertama tahun ini adalah sebesar Rp 24,4 triliun.
Jelasnya, hal ini dipengaruhi oleh adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah digeber.
"Nah ini Kaltim ini juga mencakup IKN ya, jadi dia masuk nomor 5, ini termasuk IKN juga," tutur Bahlil.
Terkait dengan investasi IKN, Bahlil mengatakan pada klaster pertama ini pemerintah fokus kepada PMDN.
Baca juga: Jokowi Minta Otorita Tata IKN Tanpa Gusur Masyarakat
"Untuk klaster pertama kita fokuskan ke PMDN, klaster kedua baru masuk asing. Nah asing itu sudah ada yang mendaftar tapi belum kita eksekusi, artinya belum ada konstruksi," ucap Bahlil.
Sementara itu, daerah penyerap PDMN terbesar pada periode yang sama adalah DKI Jakarta dengan total Rp 69,3 triliun.
Kemudian ada Jawa Barat dengan Rp 49,2 triliun, lalu Jawa Timur Rp 44,1 triliun, dan Riau Rp 40,3 triliun.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.