Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ma'ruf Amin "Makmumkan" Jokowi, Klaim Udara IKN Bersih

Kompas.com, 13 Agustus 2024, 16:00 WIB
Add on Google
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma'ruf Amin mengeklaim udara di Ibu Kota Nusantara (IKN) bersih.

Hal ini disampaikannya usai melakukan groundbreaking Istana Wapres IKN pada Senin (12/8/2024).

"Bagus sekali dan udaranya enak, bersih," ujar Ma'ruf Amin.

Dirinya juga mengaku telah mengelilingi Istana Garuda di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

"Bangunannya kira-kira memenuhi standar internasional. Saya kira salah satu ibu kota terbaik di dunia nanti," imbuhnya.

Selain itu, Ma'ruf Amin berharap IKN bisa menjadi kebanggaan bagi generasi mendatang.

Baca juga: Proyek Hotel Garapan Sukanto Tanoto di IKN Resmi Dimulai

"Kita harapkan memberikan kebanggaan, percaya diri bahwa kita bisa sebagai bangsa membangun istana yang melebihi istana-istana yang lain di luar negeri ini," lanjut Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kualitas udara di IKN sangat baik.

"Air quality index rendah sekali di angka 6, maksimalnya di angka 50. Dan hampir banyak kota sekarang di atas 50," ujar Jokowi, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Bahkan Jokowi mengaku bahwa dirinya merasakan udara pagi hari di IKN sangat sejuk, digin dan segar.

"Liveable city, kota yang nyaman ditinggali dan kita merasakan pagi tadi betapa sangat sejuk, dingin, dan segar pada pagi hari ini," cetus Jokowi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau