Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudahkan Pelayanan Publik, Kantor Kemenko di IKN Dibuat Tidak Berpagar

Kompas.com, 18 Agustus 2024, 13:15 WIB
Add on Google
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com- Untuk memudahkan pelayanan publik kepada masyarakat di IKN, kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) tidak memiliki pagar.

Lead Architecture Gedung Kemenko dari @urbanplus.id, Vincent Hermawan mengatakan kantor Kemenko IKN dibuat tidak berpagar berbeda dengan di Jakarta.

“Dibuat tanpa pagar supaya lebih mudah memberikan pelayanan publik. Itu juga akan membuat orang lebih nyaman untuk datang ke Kementerian,” ungkap Vincent dalam wawancara di akun Facebook founder Urban+, Sofian Sibarani .

Vincent mengatakan secara garis besar, gedung Kemenko dirancang sesuai dengan perintah Presiden yakni dirancang sebagai bangunan hijau demi mendukung konsep forest city.

Baca juga: Kontroversi Istana Garuda IKN, IAI Tegaskan Karya Seni Berbeda dengan Rancangan Arsitektur

Di depan kantor Kemenko, dibuat juga jalan shared street dimana interaksi orang-orang di pinggir jalan bisa langsung masuk ke gedung juga.

“Kita juga sediakan second walkway atau jembatan-jembatan penghubung antar blok sehingga mempermudah para ASN untuk berkomunikasi dan bersosialisasi antar blok bangunan,” terangnya.

Kehadiran second walkway tersebut dibuat untuk mendekatkan satu sama lain sehingga kebudayaan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi itu terbentuk.

Baca juga: Akhiri Kunker di Kaltim, AHY Tinjau Kantor Badan Bank Tanah Dekat IKN

Kantor Kemenko di IKN juga dirancang seperti kantor-kantor modern seperti Google, Amazon, ataupun Apple.

“Kita mencoba memberikan layout yang lebih terbuka atau open layout memberikan kebebasan memilih tempat lebih baik dan nyaman untuk saling bekerja satu sama lain,” terang Vincent.

Fitur lain yang ada di Kantor Kemenko IKN adalah kehadiran area yang diperuntukan untuk kolaborasi baik di dalam maupun di luar ruangan.

Di dalam ruangan, ruang kolaborasi yang diberikan berupa amphitheater serta atrium yang besar.

“Sementara di luar ruangan kita berikan area hijau di deck-deck. Itu sebagai visual masing-masing pada waktu bekerja. Jadi bekerja tidak harus melulu di dalam cubiclenya bisa juga bekerja di luar ruangan,” tandas Vincent.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau