NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan gedung kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi prioritas untuk diselesaikan pada akhir tahun 2024.
Terdapat empat proyek gedung Kemenko di IKN, meliputi Gedung Kemenko 1, Gedung Kemenko 2, Gedung Kemenko 3, dan Gedung Kemenko 4.
Masing-masing gedung Kemenko memiliki empat tower, sehingga secara keseluruhan kompleks Kantor Kemenko akan memiliki 16 tower.
Dalam berbagai kesempatan, sebelumnya pemerintahan Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membagi Kemenko-kemenko yang akan menempati masing-masing gedung tersebut.
Gedung Kemenko 1 untuk Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves); Gedung Kemenko 2 untuk Kemenko Bidang Perekonomian; Gedung Kemenko 3 untuk Kemenko Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Polhukam); dan Gedung Kemenko 4 untuk Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Baca juga: Sejumlah Gedung di IKN Diresmikan Oktober, Ada Istana Garuda hingga Kantor Kemenko
Kendati demikian, era pemerintahan Jokowi telah berakhir, dan memasuki era baru yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Negara pun telah melantik jajaran menteri dan wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih pada Senin (21/10/2024).
Di mana secara otomatis, Prabowo juga sudah menetapkan kementerian-kementerian yang akan dipimpinnya dalam lima tahun ke depan, termasuk Kemenko.
Namun salah satu yang perlu menjadi perhatian, kini jumlah Kemenko era Prabowo bertambah menjadi tujuh Kemenko dari sebelumnya era Jokowi yakni empat Kemenko.
Adapun tujuh Kemenko era Prabowo meliputi Kemenko Bidang Politik dan Keamanan; Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan; Kemenko Bidang Perekonomian; Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan; Kemenko Bidang Pangan; Kemenko Bidang PMK; dan Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Dengan bertambahnya jumlah Kemenko era Prabowo, maka pemanfaatan empat gedung Kantor Kemenko di IKN akan mengalami perubahan.
Di manakah tiga kemenko ini akan berkantor di IKN? Apakah di 16 tower gedung kemenko yang tengah dipercepat penyelesaiannya tersebut, atau akan dibangun gedung baru? Mari kita nantikan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.