Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo menegaskan, sistem pertahanan negara selaras dengan rencana induk dan tata ruang Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kawasan strategis nasional tersebut saat ini masih dalam tahap pembangunan dengan progres terbaru telah mencapai angka 94,4 persen untuk Batch I.
"Sistem pertahanan negara mengusung konsep pertahanan semesta (total defense), yang mencakup pertahanan militer dan nir-militer terpadu smart defense," kata Tri Budi Utomo di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (20/11/2024).
Baca juga: Finlandia Bakal Terapkan Smart Intelligence Sign di Tol Balikpapan-IKN
Tri Budi menjelaskan, konsep total defense berbasis pada pertahanan negara bukan ditujukan untuk agresi, melainkan untuk menangkal, mencegah, dan mengatasi ancaman terhadap kedaulatan, keselamatan bangsa, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara smart defense adalah strategi pertahanan negara yang menyinergikan pertahanan militer dan nir-militer.
Dengan demikian, pembangunan sistem pertahanan negara selaras dengan rencana induk dan tata ruang IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Baca juga: Presiden Berkantor di IKN Juli 2024, Smart Defense System Diterapkan
Sistem pertahanan negara tersebut sebagai dual strategi yang melibatkan semua warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional yang ada.
Salah satu upaya untuk menyelaraskannya adalah dengan membentuk dan menetapkan komponen cadangan (komcad) Matra Darat Kodam VI/Mulawarman.
Status anggota komcad bagi aparatur sipil negara (ASN), karyawan buruh, dan mahasiswa selama mobilisasi tidak mengakibatkan pemberhentian atau putusnya hubungan kerja dengan instansi.
Baca juga: Bangun Smart Office di IKN, Telkom Investasi Rp 330 Miliar
"Setelah ditetapkan sebagai anggota komcad dan kembali kepada profesi semula, dengan perubahan positif seperti disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dedikasi, kepemimpinan, dan prestasi," tambahnya.
Anggota komcad harus menunjukkan kualitas, menerapkan pengetahuan serta keterampilan secara teori dan praktik sesuai profesionalisme masing-masing, serta memberikan dampak positif bagi penguatan pertahanan negara.
Sebelumnya, sebanyak 500 komcad ditetapkan dalam inaugurasi di Lapangan Merdeka, Kota Balikpapan yang menjadi pelengkap dari Matra Darat Kodam VI/Mulawarman.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.