Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) betul-betul berdampak pada seluruh sektor, terutama pusat perbelanjaan.
Jumlah kunjungan dan transaksi terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, sejak 2022 lalu, dengan besaran tiga kali lipat.
Fenomena inilah yang mendorong Plaza Balikpapan mendatangkan sejumlah jenama internasional yang belum pernah ada sebelumnya di Kalimantan.
Baca juga: Dana Lahan Tol IKN Bandara Sepinggan-Balikpapan Selatan Belum Turun
Jenama-jenama ini dihadirkan bersamaan dengan pembukaan mal baru pada Desember 2025 mendatang.
General Manager The Plaza Balikpapan Aries Adriyanto menuturkan, beberapa di antara jenama-jenama internasional ini berada di bawah lisensi yang dikantongi PT Mitra Adhi Perkasa Tbk (MAP Group).
"Brands ini belum pernah ada di Kalimantan, dan ini akan jadi yang pertama," ujar Aries kepada Kompas.com, Rabu (19/1/2025).
Adapun jenama internasional yang dihadirkan antara lain Zara, Stradivarius, Topman, Topshop, dan Mango.
Baca juga: Mengenal Nusantara Duty Free, Mal yang Dibangun Aguan di IKN
Aries mengungkapkan, pembukaan mal baru ini sedianya dilaksanakan pada akhir 2019, namun dimundurkan menjadi 2021 karena belum benar-benar siap untuk beroperasi.
Kemudian target pun direvisi, karena pada 2021 Indonesia dilanda Covid-19. Pembukaan mal baru pun lagi-lagi ditunda.
Hingga kemudian, ditetapkanlah pembukaan mal baru pada Desember 2025 mendatang.
Aries mengungkapkan sejumlah strategi guna mencapai target tersebut. Pertama adalah memperkuat pemasaran secara digital.
Kedua menciptakan beragam program yang dibutuhkan pengunjung dan masyarakat secara umum.
Salah satunya adalah pertunjukan Barongsai dari Paguyuban Barongsai Setya Dharma, Balikpapan.
Baca juga: Kunjungi Mal Pentacity, Jokowi Makan Malam Bersama Para Menteri
Pada Imlek Tahun 2025 ini, pertunjukkan barongsai mengetengahkan 11 barongsai dewasa, dan dua barongsai anak-anak.
Pertunjukkan barongsai ini akan diusulkan masuk dalam kalender nasional yang digelar di Balikpapan.
"Sehingga keberadaan mereka pun tetap lestari dan menghibur pengunjung, masyarakat," imbuh Aries.
Strategi kedua, mendatangkan jenama-jenama internasional. Ketiga, menggelar event-event yang terkait dengan komunitas, maupun menjadi bagian dari program dari dinas-dinas terkait di Pemerintahan Kota Balikpapan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.