Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Siap Mendunia, Otorita Sambut Turis Asing dengan Kampung Inggris

Kompas.com, 5 Mei 2025, 18:08 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber Antara

NUSANTARA, KOMPAS.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengambil langkah strategis untuk mempersiapkan masyarakat lokal dalam menyambut kedatangan tamu dan wisatawan mancanegara (wisman).

Salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah membangun "Kampung Inggris" di kawasan IKN.

Melalui pembinaan intensif dengan menggandeng pihak yang kompeten, Otorita IKN akan membiasakan warga bertutur dalam bahasa Inggris sehari-hari.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN Suwito mengungkapkan, fasilitas ini akan menempati lahan seluas 2 hektar di Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, yang akan menjadi pusat "Kampung Inggris".

Baca juga: Siap Layani IKN, Bandara Samarinda Tambah Daya Angkut Kargo Udara

Namun demikian, Suwito menegaskan, visi Otorita IKN lebih luas dari sekadar area terpusat. Otorita bercita-cita menjadikan seluruh desa di sekitar IKN sebagai kawasan yang fasih berbahasa Inggris.

"Untuk persiapan pusat Kampung Inggris sudah ada lahan seluas 2 hektar di Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, kawasan IKN, namun untuk kawasan Kampung Inggris kami ingin bukan hanya di lahan 2 hektare itu saja, tetapi di seluruh desa," ujar Suwito, Selasa (5/5/2025).

Menurut Suwito, pembentukan "Kampung Inggris" ini bertujuan untuk memudahkan Otorita IKN dalam memberikan pembinaan bahasa Inggris kepada warga setempat.

Metode pembelajaran akan difokuskan pada percakapan (conversation), sehingga penduduk lokal dapat dengan lancar berkomunikasi dalam bahasa internasional tersebut.

"Kami juga akan mengajak tamu asing yang datang ke IKN untuk mengunjungi Kampung Inggris dan mengupayakan tamu tersebut bisa berinteraksi dengan penduduk setempat, sehingga warga lokal akan semakin lancar dalam bertutur bahasa Inggris," papárnya.

Baca juga: Titik Nol IKN Simbol Peradaban, BIG: Punya Makna Persatuan

Inisiatif pembentukan "Kampung Inggris" ini sejalan dengan komitmen Otorita IKN dalam menerapkan Trigatra Bangun Bahasa, yang mengedepankan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

"IKN mengusung visi kota dunia untuk semua, sehingga dalam proses pembangunannya menerapkan tiga konsep pendekatan, yakni kota hutan (forest city), kota spons (sponge city), dan kota cerdas (smart city)," tutur Suwito.

Terkait implementasi konsep kota cerdas dalam penggunaan bahasa, Suwito menjelaskan Otorita IKN tetap memprioritaskan bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari, termasuk dalam penamaan tempat dan petunjuk arah di kawasan IKN.

Baca juga: Menyegarkan Ingatan, Ini Daftar Konglomerat yang Terlibat di IKN

Senyampang, upaya pelestarian bahasa daerah juga menjadi perhatian Otorita IKN. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, seperti menggelar berbagai kegiatan dan lomba pidato menggunakan bahasa daerah, terutama bahasa Suku Balik yang merupakan penduduk asli Sepaku.

"Sedangkan sebagai langkah menguasai bahasa asing, maka salah satu cara yang kami tempuh adalah membentuk Kampung Inggris, karena bagaimanapun IKN merupakan kota internasional yang akan banyak dikunjungi orang asing, termasuk wisman," pungkas Suwito.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau