Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

28 September 2025, Universitas Gunadarma Gelar Kuliah Perdana di IKN

Kompas.com, 3 Juni 2025, 15:59 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Sebuah babak baru dalam sejarah pendidikan tinggi Indonesia akan segera terukir.

Universitas Gunadarma dipastikan akan menjadi perguruan tinggi pertama yang menggelar kuliah perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tanggal 28 September 2025.

Momen bersejarah ini menandai komitmen kuat Universitas Gunadarma dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul di jantung pemerintahan baru Indonesia.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Otorita IKN dan Universitas Gunadarma telah sukses dilaksanakan di Auditorium Kampus Nusantara Universitas Gunadarma, Penajam Paser Utara, pada Senin (2/6/2025).

Baca juga: Kebutuhan Listrik IKN Tembus 1 TWh, Siap Menerangi Masa Depan RI

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dan Rektor Universitas Gunadarma Margianti, menjadi aktor utama di balik kesepakatan strategis ini.

Rektor Universitas Gunadarma Margianti mengungkapkan Universitas Gunadarma akan melaksanakan kuliah perdana di sana pada 28 September tahun ini, sekaligus mendukung IKN sejak awal di tengah berbagai pro dan kontra.

"Kami tetap berjalan terus dan alhamdulillah, Gunadarma berjalan terus dan insyaallah apa yang direncanakan bisa dikelola bersama," ucap Margianti.

MoU ini mencakup berbagai bentuk kerja sama yang krusial untuk pengembangan pendidikan di IKN dan daerah mitranya, antara lain penyelenggaraan pendidikan, penyelenggaraan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca juga: Siap Layani Atlet Indonesia, RS Abdi Waluyo IKN Tembus 75,6 Persen

Kemudian, pengabdian masyarakat, serta kerja sama lainnya yang mendukung sinergi pendidikan.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Universitas Gunadarma.

"Terima kasih atas dukungan Universitas Gunadarma dan bertekad tetap membangun di IKN, pro dan kontra pasti ada, tapi saya tidak ambil pusing dan kita akan bersama membangun IKN," tegas Basuki.

Komitmen Otorita IKN terhadap pendidikan di IKN juga terlihat jelas dari langkah strategis yang diambil.

Baca juga: Intip Fasilitas Bintang 5 Rusun di IKN, ASN Tinggal Bawa Koper

Basuki mengungkapkan, telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk mendukung IKN melalui pendidikan.

"Saya mohon untuk dapat mendukung IKN melalui pendidikan dan Universitas Gunadarma dapat dimasukkan dalam daftar universitas untuk LPDP," ungkapnya.

Lebih lanjut, Basuki menambahkan bahwa mulai Juli tahun ini, Otorita IKN akan menyeleksi mahasiswa dan ASN untuk melanjutkan studi di Universitas Gunadarma pada tahun depan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau