Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siapa Dosen Amerika yang Menilai IKN Proyek Ambisius?

Kompas.com, 11 Januari 2026, 11:37 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali membetot perhatian publik.

Bukan sekadar soal pemindahan fisik pusat pemerintahan, melainkan posisinya sebagai laboratorium global bagi pembangunan kota berkelanjutan.

Validasi terbaru datang dari institusi elite Amerika Serikat, University of Maryland (UMD). 

Baca juga: Dosen Amerika Serikat Nilai IKN Proyek Ambisius yang Dibutuhkan Dunia

Meskipun bukan anggota Ivy League, UMD memiliki reputasi yang sangat tinggi dan sering mendapat julukan khusus, Public Ivy, karena kualitas riset dan akademiknya.

Kunjungan akademik dari School of Public Policy UMD pada Kamis (8/1/2026) bukan sekadar studi banding biasa.

Ini adalah momen krusial di mana kebijakan publik Indonesia diuji dan diapresiasi oleh akademisi dari jantung kebijakan dunia, Washington, D.C.

Siapa Profesor Maryland yang Mengakui Proyek IKN?

Di balik sorotan tersebut, muncul nama Prof. Thomas C. Hilde, Ph.D. Ia bukanlah akademisi sembarangan.

Dalam diskusinya di Kantor Otorita IKN, Tom, sapaan akrabnya, memberikan pernyataan yang kuat.

"IKN merupakan proyek ambisius yang luar biasa. Ambisi ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan masa depan yang hijau. Semoga IKN akan terus menjadi percontohan di dunia," ujar Tom.

Baca juga: Konglomerat Tommy Winata Resmi Buka Layanan Bank Artha Graha di IKN

Dikutip dari laman resmi School of Public Policy UMD, dia adalah guru besar riset sekaligus peneliti senior pada Center for Global Sustainability (CGS), Center for International & Security Studies at Maryland (CISSM), dan Center for Governance of Technology and Systems (GoTech).

Dia juga terafiliasi secara institusional dengan Center for Global Sustainability, Center for International & Security Studies at Maryland, dan Center for Governance of Technology and Systems.

Tom merupakan pimpinan bidang strategis lingkungan, energi, iklim, dan keberlanjutan, serta menjabat sebagai Co-Director program riset Indonesia pada Center for Global Sustainability (CGS).

Selain itu, dia juga merupakan Co-Director program peminatan keberlanjutan tingkat universitas, penasihat fakultas bagi Sustainability, Environment, and Energy Council (SEEC) yang dipimpin oleh mahasiswa, serta Peneliti Senior pada CISSM dan GoTech.

Baca juga: 5 Investor Masuk IKN, Ada Restoran hingga Fasilitas Olahraga

Tom mengampu mata kuliah pembangunan berkelanjutan, etika dan politik lingkungan, iklim, serta perjanjian lingkungan internasional.

Sejak tahun 2011, Tom memprakarsai dan memimpin kursus lapangan pascasarjana di Indonesia, meliputi wilayah Bali, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau