Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beroperasi Awal 2027, Balikpapan-IKN Cuma Sejam Lewat Tol Ini

Kompas.com, 6 Mei 2026, 22:01 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Balikpapan akan semakin singkat seiring progres pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 yang kini telah mencapai tahap fungsional.

Ruas tol yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026 dan mulai beroperasi penuh pada Januari 2027.

Kehadiran tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman menuju IKN menjadi sekitar 60 menit.

Pembangunan ruas Tol IKN Seksi 3A-2 yang dimulai sejak 21 Desember 2023 telah difungsikan secara terbatas pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 pada 20 Desember 2025.

Status fungsional memungkinkan ruas tol digunakan untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada periode tertentu meski proses konstruksi masih berjalan.

Baca juga: Tol IKN Beroperasi Penuh Tahun 2027, Pangkas Waktu Jadi 30-45 Menit

 Selanjutnya, ruas ini kembali difungsikan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 mulai 13 Maret 2026 atau setelah 813 hari pelaksanaan proyek.

Beroperasi Penuh Januari 2027

Secara keseluruhan, penyelesaian proyek ditargetkan pada 31 Desember 2026 dan akan mulai dioperasikan penuh pada Januari 2027 setelah melalui uji kelayakan oleh otoritas terkait.

Ruas Tol IKN Seksi 3A-2 menjadi penghubung antara Jalan Tol Balikpapan–Samarinda dengan kawasan IKN dan Penajam Paser Utara (PPU).

Dengan panjang akses sekitar 70 kilometer, jalan tol ini diklaim mampu memangkas waktu perjalanan hingga 90 menit dibandingkan kondisi sebelumnya.

Lingkup pekerjaan proyek meliputi pembangunan jalan at-grade sepanjang 2,34 kilometer, struktur elevated pile slab sepanjang 1,745 kilometer, jembatan, Simpang Susun Karangjoang, hingga exit tol.

Jalan dirancang memiliki dua lajur dengan lebar 11,25 meter menggunakan kombinasi struktur at-grade dan slab-on-pile yang disesuaikan dengan kondisi tanah di Kalimantan Timur.

Saat ini, sejumlah pekerjaan lanjutan masih berlangsung, antara lain penyelesaian ramp, struktur slab-on-pile, erection steel box girder pada beberapa titik, perkerasan jalan, serta proteksi lereng dan beautifikasi di sejumlah segmen.

Proyek ini dikerjakan melalui skema Integrated Joint Operation yang melibatkan sejumlah BUMN, yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero), dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Dalam proses konstruksi, proyek menghadapi tantangan berupa kondisi tanah labil jenis clay shale yang mudah bergeser serta curah hujan tinggi yang memengaruhi stabilitas lereng dan produktivitas pekerjaan.

Baca juga: Proyek Jalan Tol IKN Dikebut, Harus Tuntas 2027

Untuk mengatasinya, digunakan sejumlah teknologi konstruksi seperti Building Information Modeling (BIM), Light Detection and Ranging (LiDAR), drone photogrammetry, serta sistem manajemen proyek berbasis digital.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau