Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sederet Kecanggihan Jalan Tol IKN: Tempat Ngecas Sambil Melintas, Bisa Didarati Pesawat, hingga Koridor Satwa

Betapa tidak, proyek Jalan Tol IKN, Kalimantan Timur, ini dirancang dengan mengadopsi konsep teknologi charging lane seperti yang diterapkan di Swedia, dan negara-negara Eropa lainnya.

Nantinya, pengendara bisa melakukan pengisian daya baterai mobil listrik sambil melintasi jalan tol.

Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga mengatakan, penerapan teknologi ini akan dilakukan secara bertahap.

Menurutnya, teknologi charging lane tersebut diterapkan untuk mendukung penggunaan mobil listrik yang ramah lingkungan.

Selain teknologi pengisian daya, Jalan Tol IKN juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung kendaraan listrik.

Fasilitas pengisian daya kendaraan listrik akan dibangun di tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area.

Pemerintah telah menyiapkan pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) berupa boks beton untuk utilitas bawah tanah sekaligus drainase.

Boks beton di bawah tanah tersebut dibuat agar tidak ada lagi utilitas kabel di luar yang dapat membahayakan.

Menurut Danis, sudah disiapkan boks untuk kabel bawah tanah, nanti ada tiga kompartemen tingginya 2,2 meter untuk air, listrik, dan IT.

Nanti di atasnya khusus juga ada pipa gas, ada bak kontrol tiap 100 meter jadi jika ada perbaikan tidak perlu gali lubang lagi.

Tak sebatas itu, Jalan Tol IKN juga direncanakan mempunyai landasan pacu atau runway darurat pesawat.

Rencananya, runway darurat tersebut akan dibangun di Tol IKN Seksi 5 atau 6.

"Di jalan tol, antara Seksi 5 dan 6," kata Danis menjawab Kompas.com, Senin (19/2/2024).

Rencana proyek tersebut masih dievaluasi kembali mengingat pemerintah kini juga tengah membangun Bandara VVIP IKN.

"Namun kita masih evaluasi lagi karena kan sudah ada Bandara VVIP," lanjut Danis.

Akan tetapi, bila runway darurat tersebut dibutuhkan, hal yang perlu disesuaikan hanya desain perkerasan jalannya. Terlebih, jalan tol dan non-tol IKN sudah didesain bebas tiang.

"Prinsipnya sih jalan yang lurus itu bisa untuk emergency. Dan seandainya diperlukan, itu hanya masalah desain perkerasannya aja," tutur Danis.

Penyeberangan satwa

Fitur lain yang membuat Jalan Tol IKN ini istimewa adalah jembatan penyeberangan hewan yang ada di Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung.

Jembatan tersebut dibangun di atas jalan tol dan bisa digunakan untuk pelintasan orangutan, monyet, hingga bekantan.

"Kemarin saya rapat itu betul-betul menyiapkan karena misalnya di sini pantai di sini hutan, kita bikin jembatan penyebrangan hewan," ujar Danis.

Selain jembatan penyeberangan di atas jalan tol, rencananya juga akan dibangun terowongan pelintasan hewan di bawah jalan tol seperti yang ada di Tol Pekanbaru-Dumai.

"Di atasnya kita kasih ramp supaya terang, yang crossing di bawah ada, yang di atas ada," lanjut Danis.

Ada pun progres pembangunan Jalan Tol IKN per 8 Februari 2024 untuk masing-masing seksi, yakni 3A mencapai 69,7 persen, seksi 3B sebesar 69,0 persen, dan seksi 5A mencapai 77,5 persen.

Khusus seksi 5B baru terkontrak sekitar 3-4 bulan lalu dengan progres 12 persen, sedangkan seksi 6A dan 6B masih membutuhkan dukungan terkait lahan.

"Kita targetkan fungsional bisa dilewati satu arah pada Agustus 2024. Kita usahakan," ujar Danis.

https://ikn.kompas.com/read/2024/02/21/060000187/sederet-kecanggihan-jalan-tol-ikn--tempat-ngecas-sambil-melintas-bisa-didarati

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar