Hal ini karena Beranda Nusantara akan digunakan sebagai venue upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) jika hujan turun.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pun meminta pelaksana konstruksi untuk mempercepat penyelesaian fisik Beranda Nusantara.
“Saya minta untuk dipercepat, tambah lagi pekerjanya. Minggu kedua Juli saya harap sudah selesai,” ujar Basuki.
Secara paralel, pelaksana konstruksi PT Nindya Karya-PT Penta KSO juga tengah mengebut pekerjaan Memorial Park dengan progres pekerjaan struktur 40 persen.
Kemudian pekerjaan patung 61 persen, progres pekerjaan struktur Bukit Bendera 50 persen, dan pekerjaan tiang bendera 50 persen.
Khusus Memorial Park, pembangunannya ditargetkan tuntas pada 16 Agustus 2024 atau satu hari sebelum perayaan upacara HUT ke-79 RI yang diselenggarakan secara hybrid di IKN dan Jakarta.
“Ini adalah event penting, harus bisa dan harus semangat,” ucapnya.
Beautifikasi dimaksud adalah penanaman beragam jenis tanaman, pohon, dan vegetasi lainnya.
Dia menegaskan agar pelaksana konstruksi jangan menunggu pekerjaan selesai.
Memorial Park dibangun sebagai bentuk penghormatan pada pahlawan pendiri bangsa yang telah memerdekakan Indonesia.
Fasilitas ini akan terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara yang menjadi point of view di IKN yang mampu menarik perhatian masyarakat serta para tamu negara yang berkunjung.
Memorial Park IKN dibangun dengan biaya Rp 335 miliar. Menempati area seluas 2.034 meter persegi, Memorial Park mencakup area altar seluas 1.690 meter persegi dan akses tangga seluas 344 meter persegi.
Dapat menampung 1.000 orang, area ini dilengkapi infrastruktur jalan dan lanskap.
https://ikn.kompas.com/read/2024/07/20/070234587/kondisi-terkini-beranda-nusantara-venue-hut-ri-17-agustus-2024