Angka ini merupakan bagian dari total pagu anggaran Ditjen Bina Marga mencapai nilai Rp 32,31 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran Rp 4,08 triliun akan digunakan untuk peningkatan konektivitas jalan tol sepanjang 5,07 kilometer.
Di antaranya untuk memperlancar pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3A Fase 2 Segmen Karangjoang-KKT Kariangau dan Jalan Tol IKN Seksi 3B Fase 2 segmen Segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung.
“Selain itu, akan digunakan juga untuk investasi jalan tol yaitu di Jalan Tol Serang-Panimbang, Tol Semarang-Demak, dan akses Pelabuhan Patimban,” ungkap Menteri Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (28/8/2024).
Untuk pembangunan infrastruktur jalan lainnya, menurut Menteri Basuki, telah dialokasikan dana Rp 10,12 triliun baik untuk pembangunan 104,88 kilometer jalan dan peningkatan kapasitas dan preservasi struktur jalan sepanjang 1.642,06 kilometer.
Sementara untuk pembangunan infrastruktur jembatan, telah dialokasikan dana sebesar Rp 5,28 triliun.
“Untuk peningkatan aksesibilitas Flyover Sudirman (Sumatera Selatan) dan Underpass Bitung (Banten) juga telah dianggarkan dana sebesar Rp 61 miliar,” cetus Basuki.
Ia menambahkan, dana juga disediakan untuk pembangunan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dan Jembatan Pulau Balang sebesar Rp 1,66 triliun.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/29/070000787/jalan-tol-ikn-dan-konektivitas-lainnya-dapat-pagu-rp-4-triliun