JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 330 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi Kerja Bakti Lingkungan (Korve) yang digelar di kawasan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (06/06/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Meski ratusan kilogram sampah berhasil dikumpulkan, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono justru menilai angka tersebut sebagai pertanda baik bagi upaya menjaga kebersihan kawasan Nusantara.
Baca juga: Greater Nusantara, Siasat IKN Lolos dari Kutukan Kota Mati
"Hari ini di Masjid Negara IKN, kita melaksanakan Korve dan berhasil mengumpulkan sampah hanya 330 kilogram. Jumlah tersebut mengartikan bahwa kita selalu menjaga lingkungan dan kawasan Nusantara agar tetap bersih," kata Basuki, dikutip Minggu (07/06/2026).
Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan terus dibangun sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat di Nusantara.
Sampah yang terkumpul dalam kegiatan tersebut juga dipilah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).
Basuki mengatakan, upaya menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih, tetapi juga melalui penanaman pohon dan pembiasaan perilaku hidup bersih di masyarakat.
"Apa yang menjadi program pemerintah melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), kita terus dukung, termasuk melalui dua hal, yaitu penanaman pohon dan menjaga kebersihan," ujarnya.
Baca juga: Beruang Madu, Lutung Merah, dan Rusa Sambar Kembali Kuasai Hutan IKN
Adapun peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 mengusung tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim".
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa dan daerah setempat, perbankan, rumah sakit, perhotelan, perusahaan, hingga aparat keamanan di kawasan Nusantara.
Kegiatan yang melibatkan lebih dari 300 peserta yang dijuluki green warrior itu menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang didorong pemerintah.
Salah satu peserta, Ratna Juwita dari Desa Pemaluan, turut terlibat dalam aksi bersih-bersih di sekitar Masjid Negara IKN. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih berawal dari kebiasaan sehari-hari.
Baca juga: Intip, Progres Terbaru Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif IKN
"Hari ini kami datang dari pagi, sampah yang kami kumpulkan juga dipilah, mulai dari sampah yang bisa didaur ulang sampai sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang. Untuk Hari Lingkungan Hidup Sedunia, semangat bersih, semangat sehat, semangat untuk semuanya," ujar Ratna.
Kegiatan bersih-bersih tersebut kemudian dilanjutkan dengan teleconference nasional yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dari Buperta Cibubur.
Teleconference itu menghubungkan tujuh wilayah, termasuk IKN, dan diikuti seluruh peserta kerja bakti lingkungan di halaman Masjid Negara IKN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang