Gedung GRN ini oleh PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dengan nilai total mencapai Rp 95 miliar yang terdiri dari konstruksi Rp 70 miliar dan kelengkapan fasilitas serta peralatan Rp 25 miliar.
GRN dilengkapi dengan sarana dan prasarana berstandar internasional, termasuk simulasi bencana dan Command Center terlengkap yang nantinya akan terintegrasi dengan Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Fasilitas ini dirancang untuk mendukung rescuer Indonesia dalam misi-misi kemanusiaan di tanah air.
PPA sendiri merupakan perusahaan kontraktor pertambangan batubara yang menjadi tuan rumah IFRC, penyelenggaraan Indonesia Fire and Rescue Challenge (IFRC) ke-21 tanggal 23-30 Oktober 2024.
IFRC adalah sebuah kompetisi tahunan yang menguji keterampilan Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan.
Ketua Pelaksana IFRC ke-21 Adri Thanada mengatakan, sebagai tuan rumah pelaksanaan IFRC pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk menjadikan event ini tidak terlupakan bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
"PPA berharap IFRC 2024 akan menjadi ajang yang sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan keterampilan penyelamatan di Indonesia," ujar Adri.
Ajang ini pertama kali diadakan pada tahun 1995 dan telah menjadi salah satu kompetisi paling prestisius di Indonesia dalam bidang penyelamatan dan penanggulangan kebakaran.
Sebanyak 26 ERT perusahaan pertambangan dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi pada IFRC tahun ini.
Pada event ini akan di lombakan delapan kategori challenge yaitu, Structural Fire Fighting (SFF), Road Accident Rescue (RAR), Firefighter Competency Test (FCT), Firefighter Combat Challenge (FCC), Collapsed Structure Search & Rescue (CSSR), High Angle Rescue (HAR), Confined Space Rescue (CSR), Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWRRC).
https://ikn.kompas.com/read/2024/10/24/100826887/gedung-garuda-rescue-nusantara-balikpapan-sabet-rekor-muri