Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ali Berawi yang Mundur dari Otorita IKN Masih Bertugas Dampingi Basuki

Bahkan, Jumat (28/2/2025), Ale, sapaan akrabnya, masih mendampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam pertemuan dengan Konsorsium Pelaksana Hibah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi (MoLIT) Korea Selatan (Korsel) yang terdiri dari University of Seoul (UOS), Korea Institute of Civil Engineering and Building Technology (KICT), CJ Olive Network, dan Site Planning.

Pertemuan ini membahas tentang hibah Korsel senilai 7,6 juta dolar AS untuk membangun Smart City Cooperation Center: Technology and Knowledge Hub (T&K Hub).

Tak hanya itu, Ale juga telihat mendampingi Basuki dan Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga, menerima audiensi dengan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dryard Jerman. 

"Keppres belum turun sampai saat ini. Dan selama tidak ada Pelaksana Tugas (Plt) ataupun Pelaksana Harian (Plh) saya tetap bertanggung jawab," ujar Ale kepada Kompas.com.

Oleh karena itu, hingga saat ini, Ale tetap menjalankan tugasnya sebagai Deputi THD dan memastikan semua program dan pekerjaan pembangunan selaras dan konsisten dengan prinsip IKN.

Menurutnya, IKN harus dibangun sebagai ibu kota cerdas, inklusif dan berkelanjutan. Karena IKN bukan hanya ibu kota untuk saat ini, melainkan kota global masa depan.

Untuk diketahui, Ale mundur dari jabatannya sebagai Deputi THD Otorita IKN karena dinamika yang terjadi akhir-akhir ini.

Namun, dia membantah alasan pengunduran dirinya karena pemangkasan anggaran Kedeputian THD dari Rp 18 miliar menjadi Rp 12 miliar.

"Dana untuk membiayai program-program yang telah disusun Kedeputian THD bisa dicari melalui hibah, kerja sama, corporate social responsibility (CSR) atau pun investasi. Anggaran bukan masalah krusial," cetus Ale.

Ale mengajukan surat pengunduran diri melalui permohonan pengembalian penugasan ke instansi asal yang ditujukan kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono tertanggal 7 Februari 2025.

Instansi asal dimaksud adalah Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). Oleh karenanya, surat permohonan pengembalian penugasan ke instansi asal ini diteken oleh Dekan FTUI Kemas Ridwan Kurniawan.

https://ikn.kompas.com/read/2025/03/01/060127887/ali-berawi-yang-mundur-dari-otorita-ikn-masih-bertugas-dampingi-basuki

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar