Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN Makin Moncer, Investasi 42 Perusahaan Tembus Rp 62,08 Triliun

Angka ini dipastikan akan terus meroket seiring dengan bergabungnya enam perusahaan swasta raksasa yang baru saja menandatangani perjanjian kerja sama senilai Rp 3,65 triliun.

Ini adalah sinyal kuat bahwa IKN bukan lagi sekadar wacana, melainkan magnet investasi yang nyata dan menggiurkan.

Enam perusahaan baru ini datang dari berbagai sektor strategis, membuktikan potensi IKN yang multisektoral.

Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menuturkan, kehadiran enam perusahaan ini menambah daftar panjang investor yang percaya pada masa depan IKN.

"Satu di ataranya merupakan retailer  lokal yang mendominasi Balikpapan, yakni PT Maxi Nusantara Raya dengan jenama Maxi Swalayan dan Maxi Lux, yang juga membuka gerainya di IKN," usar Agung kepada Kompas.com, Kamis (23/5/2025).

Agung menambahkan, Maxi akan membangun gerai retail di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Berikut daftar lengkap enam perusahaan swasta yang merapat di IKN:

1. PT Solusi Harapan Nusantara (Bakoel Bamboe & Katta Coffee & Kitchen)

Perusahaan ini akan membangun pusat kuliner modern seluas 1.800 meter persegi. Siap-siap menikmati hidangan lezat dan suasana nyaman di jantung IKN.

2. PT Makmur Berkah Hotel (MBH)

Anak usaha PT Makmur Berkah Amanda Tbk yang mengelola hotel internasional, ini akan menghadirkan hotel bintang lima di bawah jaringan Marriott International di atas lahan 2,04 hektar.

3. PT Australia Independent School (AIS) Nusantara

Perusahaan ini akan membangun sekolah internasional berkapasitas 750 siswa dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) di lahan 7.900 meter persegi.

4. PT Maxi Nusantara Raya (Maxi Swalayan & Maxi Lux)

Raksasa ritel lokal Kalimantan Timur ini akan membangun supermarket modern lengkap dengan area kuliner Food & Beverage di lahan 0,21 hektar.

5. PT Kreasibeton Nusapersada

Perusahaan asal Medan dengan portofolio proyek ikonik seperti JW Marriott Hotel Medan, akan mengembangkan apartemen, perkantoran swasta, dan supermarket di lahan 9.342 meter persegi.

6. PT Daya Mulia Turangga

Berpengalaman lebih dari 35 tahun dalam pembangunan infrastruktur, akan membangun kawasan perkantoran dan area komersial di lahan 2,88 hektar.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono tak hanya berperan sebagai pemimpin, tetapi juga marketing officer utama yang siap melayani setiap kebutuhan investor.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan kepercayaan bapak-ibu sekalian untuk berinvestasi di IKN," ujar Basuki.

Ia menegaskan komitmen Otorita IKN untuk memfasilitasi investasi.

"Bapak-ibu dulu bertemu saya sebagai Menteri, tapi sekarang bertemu saya sebagai marketing officer. Jadi apapun yang bapak butuhkan, tim kami akan melayani bapak ibu sekalian. Kami tidak menjual tanah, kami ingin investasi datang ke sini," urai Basuki.

Agung menegaskan peran aktif Otorita IKN dalam mengakselerasi realisasi investasi.

"Sesuai peran Kepala Otorita IKN sebagai marketing, hari ini juga langsung terwujud dengan investor yang tanda tangan kerja sama. Jadi lahan di IKN ini semakin laris dengan investor yang akan membangun," katanya.

Agung optimistis, kerja sama ini akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan berkelanjutan IKN, serta membuka banyak peluang bagi masyarakat dan dunia usaha.

https://ikn.kompas.com/read/2025/05/22/114538987/ikn-makin-moncer-investasi-42-perusahaan-tembus-rp-6208-triliun

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com