JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan hunian di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), didominasi kelas menengah-menengah atas.
Berdasarkan Flash Spesial Nusantara Rumah123 yang diterima Kompas.com, Kamis (18/7/2024), permintaan tertinggi properti di Balikpapan berada pada rentang harga Rp 400 juta-Rp 1 miliar (54,8 persen).
Lalu, di Samarinda, permintaan tertinggi di rentang harga Rp 1 miliar-Rp 3 miliar (48 persen).
Kemudiann, di Kutai Kartanegara, 100 persen preferensi permintaan pada rentang harga Rp 400 juta-Rp1 miliar.
Sedangkan di Penajam Paser Utara (PPU), sebanyak 66,7 persen pencari hunian tertarik pada rentang harga di bawah Rp 400 juta.
Baca juga: Ada Lima Investor yang Masuk Groundbreaking Ke-7 di IKN
Head of Research Rumah123 Marisa Jaya mengharapkan, dengan perkembangan infrastruktur dan fasilitas di sekitar wilayah kawasan IKN, pasar diharapkan dapat menyerap berbagai segmen kelas secara proporsional dan beragam.
Selain itu, dapat menciptakan peluang investasi yang luas bagi semua kalangan dan meningkatkan nilai properti dalam jangka panjang.
"Proyek pengembangan yang sedang berjalan juga diharapkan bisa meningkatkan permintaan properti, menciptakan pasar yang lebih dinamis dan inklusi," katanya.
Di sisi lain, IKN juga menawarkan insentif perpajakan bagi pengembang, investor maupun konsumen yang bisa mendorong geliat sektor properti di kawasan.
Ini mencakup pengurangan PPh atas pengalihan hak atas tanah bangunan, PPN tidak dipungut atas jasa sewa dan biaya konstruksi pengembangan properti, serta PPnBM 0 persen bagi hunian mewah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.