Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Blue Bird Kontribusi Halte Bus untuk HUT RI di IKN, Ini Wujudnya

Kompas.com, 7 Agustus 2024, 10:02 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Blue Bird Tbk (Blue Group) memberikan kontribusi sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran perhelatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN (OIKN) Silvia Halim mengungkapkan, perusahaan transportasi tersebut berpartisipasi dalam pembangunan IKN melalui investasi dan kontribusi.

"Nah, salah satu kontribusinnya adalah pembangunan halte bus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A atau Jalan Sumbu Kebangsaan IKN," ujar Silvia kepada Kompas.com, Senin (5/8/2024).

Baca juga: Pastikan HUT RI di IKN Lancar, Polda Kaltim Simulasi Rute Lalin Tamu Undangan

Menurutnya, halte ini berfungsi tidak hanya untuk menaikkan dan menurunkan penumpang bus pemberian Blue Bird, melainkan juga untuk penumpang trem otonom tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART).

Kendati bentuk desain halte sumbangan Blue Bird dikritik keras warganet karena mirip halte metromini dan dianggap tak sesuai dengan nafas rancangan utama IKN, namun menurut Silvia sudah melalui tahapan kurasi.

Tak hanya halte, menurut Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono, Blue Bird juga akan memasok bus listrik.

"Paling tidak ada lima unit untuk 17 Agustus. Dan taksi listrik juga dia datangkan 10 ke IKN," kata Agung dalam acara ASNFest 2024, Senin (5/8/2024).

Baca juga: Tahun 2025, Penataan Koridor Sepaku WP II Barat IKN Dimulai

Agung menyebut, Blue Bird menjadi salah satu perusahaan swasta yang sudah melakukan komitmen investasi di IKN sejak tahun lalu sebesar Rp 250 miliar.

Investasi tersebut meliputi pengadaan armada bus perkotaan listrik, taksi listrik, kendaraan rental listrik serta charging point dan depo yang secara keseluruhan terintegrasi dengan teknologi cerdas IKN.

"Blue Bird ini sudah komitmen investasi sejak tahun lalu dan akan mulau suplai kendaraan listrinya di IKN as started," jelas Agung.

Infrastruktur Siap

Adapun infrastruktur yang sudah siap menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 mencakup Istana Garuda, Istana Negara dan Lapangan Upacara.

Kemudian Plaza Seremoni, dan taman-taman dan ruang terbuka publik yang berada di antara kantor-kantor pemerintahan.

Baca juga: Badan Bank Tanah Bantah Hanya Mendukung Kepentingan Investor IKN

"Sebagian kantor-kantor pemerintah yang nantinya akan menjadi shared office untuk berbagai kegiatan Kementerian/Lembaga pada tahap awal juga siap fungsional," ungkap Silvia.

Selain itu, infrastruktur lainnya yang siap fungsional adalah Jalan Sumbu Kebangsaan, Hotel Nusantara, Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Negara (Kementerian Kesehatan), transportasi publik bus perkotaan, ART yang sedang tahap uji coba, serta utilitas pendukung seperti air, listrik, gas, dan jaringan telekomunikasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau