Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rusun TNI/Polri di IKN Tak Kalah dengan Hotel Berbintang

Kompas.com, 14 Agustus 2024, 16:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Rumah Susun (Rusun) atau apartemen TNI/Polri di Ibu Kota Nusantara (IKN) siap huni Agustus 2024 ini.

Rusun TNI/Polri yang dibangun PT Brantas Abipraya ini merupakan bagian dari 47 tower Rusun di IKN. Setiap tower memiliki 12 lantai yang masing-masing lantai berisi lima unit per lantai.

Artinya, setiap tower meliputi 60 unit. Sehingga secara keseluruhan terdapat 2.820 unit hunian di 47 tower Rusun ASN IKN.

Lobby rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusnatara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Lobby rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusnatara (IKN)
Masing-masing unit dirancang seluas 98 meter persegi, yang terdiri dari satu kamar tidur utama, dua kamar tidur anak, dua kamar mandi, ruang makan, dapur, ruang keluarga, dan ruang cuci.

Rusun ini juga difungsikan sebagai kediaman bagi petugas peserta upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI dari unsur TNI/Polri 

Selasar lift di rumah susun (rusun) TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Selasar lift di rumah susun (rusun) TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Anggota Kelompok Kerja IKN Kadin Indonesia Rusmin Lawin mengatakan, kualitas rusun TNI/Polri ini seperti hotel berbintang.

Hal ini tampak dari tampilan visual pada lobi atau area penerimaan tamu, selasar menuju lift, dan area tunggu publik.

Lobby rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Lobby rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
"Luar biasa dan di atas ekspektasi pasar. Baik dari sisi desain, fasilitas, maupun kualitas pekerjaannya," ujar Rusmin kepada Kompas.com, Rabu (14/8/2024).

Menurutnya, bangunan-bangunan berkualitas seperti inilah yang akan mendorong lonjakan tingkat kepercayaan pasar dan investor terhadap IKN.

Ruang keluarga rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Ruang keluarga rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
"Terutama investor swasta nasional dan asing," imbuh Rusmin.

Kompas.com berkesempatan menyusuri setiap jengkal ruangan di dalam unit hunian rusun ini.

Secara umum, senafas dengan rusun ASN lainnya, yakni desain interior yang diterapkan adalah modern minimalis, dengan dominasi warna-warna pastel krem, putih, dan cokelat.

Ruang keluarga rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Ruang keluarga rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Ketika mulai memasuki unit dari pintu, tersaji area yang memiliki meja panjang berbahan kayu warna cokelat yang menempel dinding, dan satu kursi sofa satu dudukan berwarna putih.

Menyambung di sebelahnya, terdapat ruang tamu yang bisa sekaligus berfungsi sebagai ruang keluarga.

Ruang makan Rumah Susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Ruang makan Rumah Susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Ruangan yang berada di dekat jendela lebar itu dilengkapi sofa dua dudukan dan sofa satu dudukan berwarna putih dengan kaki cokelat, serta meja persegi panjang minimalis berwarna cokelat.

Kemudian terdapat televisi layar datar yang ditempatkan di atas meja multiguna berbahan kayu berwarna cokelat.

Kamar tidur rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Kamar tidur rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Bergeser ke ruang sebelahnya, terdapat kamar tidur utama dengan tempat tidur ukuran king size yang dilengkapi lemari pakaian, serta meja dan kursi di dekat jendela lebar.

Di sebelahnya, terdapat kamar tidur kedua yang dilengkapi satu tempat tidur, lemari pakaian, meja, kursi, serta memiliki jendela lebar.

Kemudian untuk kamar tidur ketiga dilengkapi satu tempat tidur, dua nakas yang berada di samping-sampingnya, serta memiliki jendela lebar.

Ruang kerja rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Ruang kerja rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Sedikit bergeser dari kamar tidur terakhir, terdapat satu kamar mandi yang dilengkapi shower, kloset duduk, dan wastafel serta kaca.

Kembali menuju ruang utama, area ini berseberangan (tanpa sekat partisi) dengan ruang makan dan dapur.

Rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Rumah susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Ruang makan terdapat satu meja berbentu persegi panjang dan empat kursi. Semuanya berbahan kayu dan berwarna cokelat.

Di samping area ruang makan terdapat ruang dapur yang telah dilengkapi kompor, kulkas, dan rak tempat penyimpanan yang menempel di dinding.

Area dapur memiliki pun memiliki satu pintu yang mengarah ke ruang cuci. Di dalamnya dilengkapi satu mesin cuci, dan peralatan untuk menjemur pakaian.

Kamar tidur di unit Rumah Susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)BRANTAS ABIPRAYA Kamar tidur di unit Rumah Susun TNI/POLRI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Sebagai informasi tambahan, rusun ini dirancang serba canggih dengan penerapan teknologi smart home yang bisa diakses melalui satu panel yang dipasang di dinding.

Penghuni dapat mengatur suhu udara, menyalakan televisi, menghidupkan lampu, menutup atau membuka gorden hanya dengan menekan tombol pada panel tersebut atau one touch button.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau