NUSANTARA, KOMPAS.com - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan, kirab duplikat bendera pusaka Merah Putih akan kembali dilaksanakan tahun depan.
"Selama hampir 10 tahun ada kirab, dan tentunya kirab itu bisa dilaksanakan tahun depan," kata Heru Budi saat ditemui dalam agenda kirab pengembalian duplikat bendera pusaka Merah Putih dan naskah teks proklamasi dari Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Jakarta, Sabtu (31/8/2024).
Ada pun bendera pusaka dalam kirab adalah bendera duplikat. Sementara bendera pusaka asli disimpan di Monumen Nasional (monas) Jakarta.
"Namanya bendera pusaka harus bertempat di ibu kota dan di Monas," lanjut Heru Budi.
Sementara bendera yang digunakan untuk Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN pada 17 Agustus 2024 kemarin adalah bendera khusus untuk Istana IKN.
Nantinya, setelah keluar Keputusan Presiden (Kepres) terkait pemindahan ibu kota, maka penyimpanan bendera pusaka asli akan diproses.
Baca juga: Serba Canggih, Rusun ASN di IKN Gunakan Teknologi Smarthome
"Nanti kalau sudah ada undang-undangnya, aturannya memang pindah 100 persen ke IKN, nanti akan proses sendiri," tegasnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.